Breaking News:

Tribun Wajo

Aktivis Sorot Banyaknya Kasus Dugaan Korupsi Mandek di Polres Wajo, Begini Pembelaan Kapolres

Pasalnya, sejumlah laporan kasus dugaan korupsi mandek dan tak ada titik terang.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Aktivis di Kabupaten Wajo, Heriyanto Ardi 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Kinerja Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Wajo dipertanyakan.

Pasalnya, sejumlah laporan kasus dugaan korupsi mandek dan tak ada titik terang.

Presiden Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB), Heriyanto Ardi menilai, Kanit Tipikor Polres Wajo yakni Ipda Syarifuddin gagal dan tekesan masuk angin dalam menuntaskan kasus korupsi.

"Paling hangat saat ini, kasus indikasi korupsi Kepala Desa Cinnongtabi, sampai sekarang perkembangannya jalan di tempat," katanya, Rabu (16/9/2020).

Tertutupnya informasi penanganan sejumlah kasus juga jadi indikator kegagalan Ipda Syarifuddin.

Bahkan, Heriyanto Ardi menuding, dengan sikap tertutup itu menguatkan asumsi publik bahwa ada kongkalikong di balik penanganan kasus.

"Kami menganggap Ipda Syarifuddin tidak mampu menjalankan tugasnya, Kapolres Wajo harus mengevalusi kinerja anak buahnya. Kami bosan dengan janji-janji, jangan tajam ke bawah tumpul ke atas," jelas aktivis yabg juga menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Wajo itu.

Terpisah, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam Amrullah berencena melakukan audit internal terhadap kinerja personelnya.

Bahkan, lulusan Akpol 2001 itu akan menggenjot sejumlah kasus yang disebut mandek.

"Saya akan lakukan audit internal, melaksanakan gelar perkara yang masih mandek, di mana kesulitannya dan apa hambatannya," katanya.

Dirinya menepis tudingan 'masuk angin' yang dilontarkan dan menyebut bahwa sejumlah kasus yang masuk masih berproses.

"Sampai saat ini surat se polres ke APIP belum dijawab, SP2HP sudah disampaikan ke pelapor. Saya akan bekerja serta berbicara, artinya apa yang sudah saya kerjakan saya sampaikan di media, publik dan masyarakat," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved