Breaking News:

Kasus Penganiayaan

Kuasai Senjata Api dan Lakukan Penganiayaan, Oknum Pegawai Kementerian PUPR di Mamuju Dibekuk Polisi

Kejadiannya di Stadion Manakarra Mamuju yang mengakibatkan korban mengalami luka tembak pada bagian kepala.

Polres Mamuju
Seorang oknum pegawai Konsultan Balai Kementerian PUPR di Sulawesi Barat, insial AS harus berurusan dengan polisi karena ketahuan menguasai senjata api. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Seorang oknum pegawai Konsultan Balai Kementerian PUPR di Sulawesi Barat, insial AS harus berurusan dengan polisi karena ketahuan menguasai senjata api.

AS diketahui berdomisili di BTN Bukit Wisata Karema, Kabupaten Mamuju.

Ia juga diduga melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata jenis Airsoftgun yang menyebabkan korban bernama Nurchalik mengalami luka di bagian kepala.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansah mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan dengan laporan korban dengan nomor Lp. 260/XI /2020/SPKT/RESTA MAMUJU, 6 september 2020.

Dalam laporan itu, menyebutkan tersangka diamankan dalam dugaan tindak pidana penganiayaan kepada korban dengan menggunakan senjata miliknya jenis Airsoftgun yang terjadi pada 6 September 2020 sekitar pukul 19.00 Wita.

Kejadiannya di Stadion Manakarra Mamuju yang mengakibatkan korban mengalami luka tembak pada bagian kepala.

"Untuk sementara, penyebab adanya ketersinggungan tersangka dengan korban. Dan kami masih dalami apa penyebab utama sampai melakukan penganiayaan ala koboi itu. Apalagi Keduanya masih ada hubungan keluarga," tuturnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di sel tahanan Polresta Mamuju, serta barang buktinya satu unit senjata laras pendek jenis Airsoftgun yang diakui miliknya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved