Breaking News:

Proyek Jembatan

Bupati Kalatiku Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Sangkona di Sadan

Jembatan yang rusak itu akibat longsor dan saat ini akan dibangun dengan struktur beton sepanjang 30 meter dan lebar 4 meter.

Humas Pemkab Torut
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Sangkona di hulu Sungai Sadan, Lembang (Desa) Sadan Ulusalu, Kecamatan Sadan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan hadir meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Sangkona di hulu Sungai Sadan, Lembang (Desa) Sadan Ulusalu Kecamatan Sadan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Diujung perbatasan utara itu, Kalatiku menyampaikan kedatangannya hadir sekaligus memastikan kepada rakyat kehadiran kinerja pemerintah daeah.

Jembatan yang rusak itu akibat longsor dan saat ini akan dibangun dengan struktur beton sepanjang 30 meter dan lebar 4 meter.

“Ini adalah upaya luar biasa kita lakukan tahun lalu bagaimana meyakinkan BPBN di Jakarta bahwa Salu Sangkona daerah paling utara yang berbatasan dengan kabupaten Luwu ini jembatannya rusak akibat bencana alam,” ucap Kalatiku dalam rilisnya ke tribun-timur.com, Selasa (15/9/2020).

Menurutnya jembatan harus segera diperbaiki sebab sebagai akses utama masyarakat dan barang yang akan menggerakkan perekonomian di seluruh kawasan Sadan bagian utara.

Termasuk perkebunan kopi dan pertanian rakyat, pariwisata khususnya air terjun dan wisata panorama alam pengunungan.

“Kegiatan hortikultura begitu pesat dengan tingkat kesuburan tanah disini yang sangat membutuhkan dan menginginkan terbangunnya jembatan, agar hasil pertanian bisa dijual di pasaran,” tuturnya.

Kalatiku menyembut anggaran pembangunan Jembatan Sangkona sebesar Rp 3 miliar.

“Anggaran digelontorkan sesuai perjuangan kami di Jakarta dari rekonstruksi rehabilitasi. Angka itu kami lihat sebagai angka yang satu logistik untuk menyelesaikan jembatan serta mendukung reboisasi hutan di hulu sungai Sadan sebagai menara air dimana sungai ini mengairi beberapa kabupaten tetangga yang merupakan lumbung pangan nasional,” ungkap Kalatiku.

Orang nomor satu di Toraja Utara itu menyempatkan meninjau daerah sekitar hulu sungai Sadan dan melayat di salah satu rumah warga yang berduka.

Hadir mendampingi Bupati Toraja Utara yakni Kepala BPBD Alexander Tappang, Kepala Bapenda Alexander Limbong Tiku, Sekretaris Diskominfo-SP Anugrah Y Rundupadang, Camat Sa'dan Panggau Ponglabba, Kepala Lembang Ulusalu Hendra Gunawan dan rombongan. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Penulis: Risnawati M
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved