Breaking News:

Update Corona Mamasa

Tidak Ada Tambahan Kasus Sejak 2 Pekan, Mamasa Kembali Zona Hijau Covid-19

Itu karena di Mamasa dilaporkan tidak ada lagi penambahan kasus sejak dua pekan terkahir.

TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Sekretaris Dinas Kesehatan Mamasa, Amos Pampabone 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kembali dinyatakan daerah yang terkendali Covid-19.

Itu karena di Mamasa dilaporkan tidak ada lagi penambahan kasus sejak dua pekan terkahir.

Sebelumnya, di Mamasa terdapat 12 terkonfirmasi covid-19. Namun semuanya sudah dinyatakan sembuh dan tak adalagi tambahan kasus sejak dua pekan ini.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Amos Pampabone mengatakan, Sejak 3 September lalu sudah tidak ada lagi tambahan kasus terkonfirmasi di Kabupaten Mamasa.

"12 orang pasien yang terkonfirmasi yang sempat di rawat di rumah karantina, semuanya sudah sembuh," ungkap Amos, Senin (14/9/2020) siang.

Amos lanjut menjelaskan, jika sebelumnya, Tim Reaksi Cepat yang dipimpinnya menjadi penanggungjawab penanganan covid-19, kini menjadi tanggungjawab Bidang P2P Dinas Kesehatan.

Dengan begitu, jika terdapat pasien yang terkonfirmasi positif, mendapat penanganan dari Bidang P2P.

"Kalau ada yang terindikasi atau reaktif rapid test, akan ditangani Bidang P2P Dinkes Mamasa.

Sementara yang menunjukan gejala akan dilakukan perawatan di rumah sakit, tidak lagi di karantina TRC.

Lebih jauh dia menjelaskan, sesuai revisi kelima penanganan Covid -19, jika ada yang terkonfirmasi positif dan tidak menunjukan gejala disarankan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, hingga dinyatakan sembuh.

Meski Mamasa masuk kembali daftar zoba hijau, Amos Pambang Bone mengimbau agar protokol kesehatan tetap dan harus diterapkan semua pihak.

Khusunya bagi warga yang menjalankan aktivitas di luar rumah atau berada di tempat - tempat umum.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved