Breaking News:

Tribun Wajo

Sudah Ada Perbup, Ini Alasan Pemkab Wajo Belum Sanksi Warga yang Tak Pakai Masker

Apalagi ada Perbup 78 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona

Ist
Pemkab Wajo, bersama TNI dan Polri melakukan razia masker sembari sosialisasi penerapan Perbup 78 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Razia masker mulai digalakkan di Kabupaten Wajo.

Apalagi ada Perbup 78 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Wajo, Supardi mengatakan, jika saat ini razia masker dilakukan sekaligus sosialisasi penggunaan masker.

"Saat ini kita masih sebatas sosialisasi, kalau sudah ada SK pembentukan tim penindakan, maka sudah akan diberlakukan sanksi sebagaimana yang tertuang dalam Perbup," katanya, Senin (14/9/2020).

Diketahui, dalam Perbup tersebut, masyarakat Kabupaten Wajo diharapkan menerapkan 4M, yakni menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain.

Selain itu, mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Bagi yang melanggar, tentu ada sanksi yang menanti.

Bagi perorangan, kerja sosial selama 1 jam atau denda administratif sebesar Rp 50.000 per pelanggaran.

Pelaku usaha, teguran lisan, bahkan jika tak diindahkan dalam 3 hari, akan dikenakan denda Rp 100.000 sampai Rp 500.000.

"Nanti dalam waktu dekat ini, satu atau dua hari ke depan Insya Allah akan terbentuk timnya dan di-SK-kan," sambung Kabid Humas Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik Kabupaten Wajo itu.

Olehnya, dirinya pun meminta kepada masyarakat agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus di Bumi Lamaddukelleng.

"Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan segala aktivitasnya, baik aktivitas ekonomi, sosial maupun keagamaan, jangan lupa memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan,” katanya.

Saat ini, jumlah kasus terkonfirmasi virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Wajo mencapai 146 kasus, dengan rincian 2 orang dalam perawatan, 77 orang menjalani isolasi, 64 orang dinyatakan sembuh, dan 3 meninggal dunia.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved