Breaking News:

Tribun Makassar

Kesadaran Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Makassar Diklaim Capai 70%

Kesadaran para pedagang dan pembeli di pasar tradisional Makassar terkait protokol kesehatan mencapai 70%.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ABDIWAN
Saat Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Basdir dan Direktur Operasional PD Pasar Makassar Raya Syaharuddin Ridwan berkunjung ke Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Senin (14/9/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kesadaran para pedagang dan pembeli di pasar tradisional Makassar terkait protokol kesehatan mencapai 70%.

Demikian yang disampaikan Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Basdir saat berkunjung ke Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih Makassar, Senin (14/9/2020).

Kunjungan Basdir ditemani Direktur Operasional PD Pasar Makssar Raya Syaharuddin Ridwan dan sejumlah pegawai. 

“Waktu awal-awal Pandemi Covid-19 Maret lalu, kami akui masih sangat minim kesadarannya terkait penerapan protokol kesehatan. Bisa dibilang hanya 20% yang patuh. Tapi sekarang sudah capai 70%,” katanya. 

Kesadaran mulai timbul berkat upaya PD Pasar Makassar Raya dibantu TNI Polri dalam menghimbau dan mengeduksi pedagang dan pembeli tentang pentingnya protokol kesehatan. 

Tak hanya itu, PD Pasar Makassar Raya juga telah menyiapkan fasilitas cuci tangan, surat edaran dan bagi masker gratis, dan pemasangan spanduk.

“Anggota kami juga sudah dibekali dengan megaphone untuk mengingatkan pedagang dan pembeli,” ujarnya. 

Ia menambahkan pihaknya telah menyiapkan sanski untuk pedagang yang lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau tiga kali kami tegur tidak mendengar kami suruh pulang. Dan jika tidak menerapkan protokol kesehetan dihari selanjutnya maka kami tak izinkan lagi berjualan di pasar,” jelasnya. 

Dengan segala upaya yang telah dilakukan, Syaharuddin berharap pemerintah setempat dapat membantu. 

“Harapnnya kami dibantu pemerintah setempat, lurah dan camat agar menghimbau warganya yang hendak ke pasar tradisional untuk menerapkn protokol kesehatan,” katanya. 

PD Pasar Makassar Raya juga telah melaksanakan sistem belanja online dan offline dengan transaksi non tunai. 

“Ada lewat aplikasi dan sistem operator dengan call center. Jadi pembeli sisa menelepon call center di 10 titik pasar yang telah tersedia. Nanti diantarkan oleh anggota kami,” pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved