Breaking News:

Bantuan Subsidi Upah

Kemenaker Telah Cairkan BSU ke 332.209 Rekening Pekerja di Sulawesi Maluku

Kemenaker telah mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ke 332.209 rekening pekerja dari 603.778 data valid atau sebanyak 55.02 persen.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/SUKMAWATI
Suasana talkshow sebagai rangkaian acara Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) Tahun 2020 DPD Apindo di Sandeq Ballroom, Claro Makassar, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Toto Suharto, mengatakan data sampai Selasa (8/9/2020) Kemenaker telah mencairkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) ke 332.209 rekening pekerja dari 603.778 data valid atau sebanyak 55.02 persen.

Adapun data penerima dari delapan propinsi di Wilayah Sulawesi Maluku antara lain, Maluku 18.028 dari 33.344 data valid 54,07 persen, Maluku Utara 16.503 dari 23.258 data valid 70,96 persen, Sulawesi Utara 49.425 dari 85.571 data valid 57,76 persen.

Sulawesi tengah 47.516 dari 87.004 data valid 54,61 persen, Gorontalo 13.143 dari 23.018 data valid 57,10 persen, Sulawesi Selatan 129.056 dari 241.571 data valid 53,42 persen, Sulawesi Tenggara 44.094 dari 79.149 data valid 55,71 persen dan Sulawesi Barat 14.444 dari 30.863 data valid 46,80 persen.

“BPJamsostek juga mendeteksi adanya peserta yang tidak bekerja lagi dan telah mencairkan JHT, sehingga tidak dilaporkan oleh pihak perusahaan dalam data nomor rekening untuk calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU)," kata Toto Suharto saat menghadiri Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) Tahun 2020 DPD Apindo di Sandeq Ballroom, Claro Makassar, Kamis (10/9/2020).

Namun, lanjut Toto, mereka masih tercatat sebagai peserta aktif pada 30 Juni 2020, sehingga berhak untuk mendapatkan BSU sesuai dengan Permenaker 14 2020.

BPJamsostek berusaha menghubungi para peserta tersebut secara personal agar dapat melakukan konfirmasi terkait nomor rekeningnya, untuk dapat menjadi calon penerima BSU.

BPJamsostek meminta peserta yang telah dihubungi dengan SMS untuk segera melakukan konfirmasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor rekening melalui link khusus yang kami sertakan dalam SMS tersebut.

Link yang diberikan bersifat khusus atau personal yang hanya dapat diisi oleh yang bersangkutan saja, tidak bisa oleh peserta lain. Apabila terjadi kendala dalam pengisian data pada link khusus tersebut peserta dapat menghubungi HRD perusahaan sebelumnya," pungkasnya.

Sebelumnya, sepekan berselang sejak penyerahan data Gelombang II, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) kini menyerahkan data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) gelombang ke-3 kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan jumlah 3,5 juta data nomor rekening peserta, Selasa (8/9/2020).

“Jadi total nomor rekening yang telah kami serahkan ke Kemnaker hingga saat ini sebanyak 9 juta data nomor rekening peserta,” ungkap Direktur Utama BPJamsostek dalam kegiatan Press Conference Virtual terkait Progres Bantuan Subsidi Upah, Agus Susanto.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved