Breaking News:

Penanganan Covid-19 di Kabupaten Luwu Sudah Habiskan Rp 7 Miliar

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu, dr Rosnawari Basir mengatakan, dari 76 positif, 8 masih dalam proses perawatan

TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Data pantauan Covid-19 Kabupaten Luwu. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Penanganan Covid-19 atau virus corona di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sudah menghabiskan anggaran Rp 7 miliar.

Demikian disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara Aminuddin.

Ia mengatakan, anggaran penanganan Covid-19 dari hasil refocusing sebesar Rp 22 miliar.

"Itu sudah termasuk belanja tidak terduga. Adapun jumlah penggunaannya sudah mencapai Rp 7 miliar," kata Aminuddin, Rabu (9/9/2020).

Ia merinci, penggunaan anggaran dibagi dalam tiga tahap.

"Tahap pertama kita gunakan Rp 1,2 miliar lebih, tahap kedua Rp 1,3 miliar lebih dan tahap ketiga kita diberi anggaran sebesar Rp 4,9 miliar lebih. Yang terakhir belum semua kami gunakan untuk tahap ketiga," jelasnya.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Luwu sudah 76 orang.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Luwu, dr Rosnawari Basir mengatakan, dari 76 positif, 8 masih dalam proses perawatan, sembuh 66, dan meninggal 2 orang.

"Per Selasa 8 September, masih ada delapan orang dirawat," katanya.

Sementara itu, kontak erat kasus Covid-19 Luwu sebanyak 361 orang.

50 orang masih dalam proses pemantauan dan 311 selesai pemantauan.

Adapun suspek 254 orang, 8 proses, 0 probable, dan 246 selesai.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved