Perjalanan Karier Piet Pagau, Paman Raffi Ahmad yang Terinfeksi dengan Virus Corona
Piet Pagau adalah salah satu aktor kawakan yang telah berkarier sejak era 1980-an.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUNTIMURWIKI.COM- Virus corona tak pandang bulu saat menyerang manusia.
Kini satu lagi artis Indonesia yang terkena virus corona atau covid 19.
Ia adalah aktor senior Piet Pagau.
Namanya menambah daftar deretan artis tanah air yang terpapar virus corona.
Ia belakangan menjadi perbincangan publik karena dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19.
Dilansir dari Kompas.com, kini, Piet Pagau menambah daftar artis yang menjadi pasien virus baru ini.
• Paman Raffi Ahmad Aktor Piet Pagau Terinfeksi Virus Corona, Simak Deretan Faktanya
Kabar itu dibenarkan oleh Ade Nurul, pengurus Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) saat dihubungi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (7/9/2020).
Kata Ade Nurul, kabar itu ia ketahui melalui pesan grup.
"Saya baca di group PB Parfi katanya benar (positif Covid-19)," tulis Ade Nuril.
Piet Pagau adalah salah satu aktor kawakan yang telah berkarier sejak era 1980-an.
Film pertamanya bertajuk Djakarta 1966 dirilis pada 1982. Setelah itu, Piet terus membintangi film setiap tahunnya seperti Perhitungan Terakhir (1983), Doea Tanda Mata (1984), dan Damai Kami Sepanjang Hari (1985).
Perjalanan karier Piet kian bersinar. Ia kerap menghiasi film atau sinetron bergenre kolosal, drama, hingga horor.
Pria kelahiran 23 Februari 1950 bahkan terus berakting melewati masa industri film Indonesia sempat terpuruk.
Deretan film horor yang pernah dibintangi Piet antara lain Hantu Bangku Kosong (2006), Leak (2007), Kuntilanak 2 (2007), dan Bayi Gaib (2018).
Piet juga pernah berperan di sinetron kejar tayang seperti Dua Pelangi, Hidayah, Chelsea, Tangisan Issabela, dan Takdir Cinta.
Selain di dunia akting, Piet juga pernah menekuni dunia politik dengan mencalonkan diri pada Pilkada 2003 sebagai Gubernur Kalimantan Barat, tanah kelahirannya.
Piet diketahui adalah paman dari presenter Raffi Ahmad.
Hubungan kekeluargaan Piet dengan Raffi tersambung karena adik Piet menikah dengan adik dari ayah Raffi.
Piet sendiri menikah dengan aktris dan penyanyi Rita Zahara dan dikaruniai delapan orang anak.
Pada Maret 2007, Rita meninggal dunia karena pengapuran tulang.
Organisasi
Dilansir dari wikipedia, selain berakting di depan kamera, Piet Pagau yang ini juga terlibat dalam berbagai kegiatan politik, baik pemerintahan maupun 'politik' perfilman.
Tahun 2002, Piet terjun ke dunia politik untuk penjaringan bakal calon Gubernur Kalimantan Barat untuk periode 2003-2008. Piet memang bukan orang baru orang baru di pemerintahan.
Piet merupakan lulusan lulusan APDN tahun 1974. Dari tahun 1971 hingga 1976, ia mengabdikan diri dengan menjadi pegawai di kantor Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Terakhir, ia ditugaskan di kantor Camat Batang Lupar, Lanjak, Kapuas Hulu, sebelum kemudian berhenti atas kemauan sendiri dan merantau ke Jakarta untuk mencari pengalaman.
Selain itu, Piet juga pernah bersaing untuk memperebutkan kursi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), periode 2006-2010. Perebutan ini dimenangkan oleh Yenny Rachman yang meraih suara mutlak dengan perolehan suara 306.
Sedangkan Piet Pagau meraih suara terbanyak kedua dengan total suara 96, serta Marvin memperoleh 86 suara.
Untuk kepengurusan periode tersebut, akhirnya Piet menduduki jabatan sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi.
Selain itu Piet juga aktif dalam kepartaian yaitu saat ini menjabat sebagai anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat
Data Diri:
Nama lahir: Piet Pagau
Lahir: 23 Februari 1950
Tempat Lahir: Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat
Pekerjaan: Aktor
Tahun aktif: 1980-an - sekarang
Pasangan: Rita Zahara (1980-2007, istri meninggal dunia)
Film
Djakarta 1966 (1982)
Perhitungan Terakhir (1983)
Doea Tanda Mata (1984)
Damai Kami Sepanjang Hari (1985)
Kesan Pertama (1985)
Kodrat (1985)
Jaka Sembung dan Bergola Ijo (1985)
Yang Perkasa (1986)
Balada Cewek Jagoan (1986)
Nada-Nada Rindu (1987)
Mistri Sumur Tua (1987)
Naga Bonar (1987)
Revenge of The Ninja (1988)
Lukisan Berlumur Darah (1988)
Saur Sepuh II (1988)
Pacar Ketinggalan Kereta (1988)
Sengatan Satria Beracun (1988)
Siluman Teluk Gonggo (1988)
Setegar Gunung Batu (1988)
Menerjang Sarang Naga (1989)
Pertarungan di Goa Siluman (1989)
Tidak Ada Pilihan (1990)
Jaka Swara (1990)
Dorce Ketemu Jodoh (1990)
Misteri Dari Gunung Merapi (1990)
Pernikahan Berdarah (1990)
Warisan Terlarang (1990)
Gadis Metropolis (1991)
Babad Tanah Leluhur II (1991)
Perjanjian di Malam Keramat (1991)
Lima Harimau Nusantara (1991)
Lembaran Biru (1993)
Mistri Permainan Terlarang (1993)
Selir Sriti II (1993)
Gadis Malam (1993)
Dewi Angin-Angin (1994)
Godaan Membara (1994)
Suami Istri dan Kekasih (1994)
Gadis Metropolis 2 (1995)
Hantu Bangku Kosong (2006)
Leak (2007)
Kuntilanak 2 (2007)
The Shaman (2008)
tangisan isabella (2009)
3 Pejantan Tanggung (2010)
Lost in Papua (2011)
Batas (2011)
Mama Cake (2012)
Bidadari-Bidadari Surga (Desember 2012) bersama Nirina Zubir
Azrax Melawan Sindikat Perdagangan Wanita (2013)
SinetronSunting
Singgasana Brama Kumbara
Tutur Tinular (1997) Serial TV
Misteri Gunung Merapi
Dua Pelangi
Hidayah
Chelsea (SCTV, 2008)
Tangisan Issabela (Indosiar, 2009)
Takdir Cinta (Indosiar, 2010)
Saudara Oesman (2011)
Raden Kian Santang
Maulana Hassanudin Banten
Salah Asuhan (2017-2018)
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Profil Piet Pagau, Paman Raffi Ahmad yang Dinyatakan Positif Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aktor-senior-yang-juga-paman-raffi-ahmad-piet-pagau-terinfeksi-virus-corona.jpg)