Tes Kesehatan Pilwali Makassar
Masih Berlangsung, Ini Gambaran Tes Psikologi Rohani Paslon Wali Kota Makassar
Pemeriksaan tes psikologi rohani Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Kota Makassar masih berlangsung, Selasa (8/9/2020) siang
Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemeriksaan tes psikologi rohani Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Kota Makassar masih berlangsung, Selasa (8/9/2020) siang.
Selain Makassar, Calon Kepala Daerah (Cakada) Gowa dan Maros juga masih mengikuti tes psikologi rohani.
"Ini masih sementara berlangsung. Itu belum diplenokan," kata Ketua tim pelaksana pemeriksaan kesehatan sekaligus Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, RSUP Wahidin Sudirohusodo, Prof Dr Mansyur Arif.
Gambaran tes psikologi kata dia sangat banyak.
Mulai dari interaksi sosial, daya ingat, hingga kemampuan intelegensia.
"Itu semua akan terukur dengan psikologi. Itu semua diperiksa dengan teliti dan indenpenden," katanya.
"Bagaimana karakternya, bagaimana leadership-nya, semua diperiksa," sambungnya.
Pemeriksaan tersebut kata dia terdiri dari tes tertulis dan juga wawancara.
"Ada tertulis, obyektif lalu diperdalam dengan tes wawancara oleh para psikolog yang memang sudah dipersyaratkan oleh undang-undang, praktek harus di atas 2 tahun, ada memang izin praktek, terdaftar di organisasi profesinya dan sebagiannya," jelasnyam
Sebelum hasilnya dikirim ke KPU di tanggal 12, kata dia, pihaknya akan melakukan pleno besar-besaran yang melibatkan ketiga organisasi profesi.
Laporan Wartawan Tribun Timur, Rudi Salam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/prof-dr-mansyur-arif-892020.jpg)