Breaking News:

Universitas Hasanuddin

Unhas Resmikan Program Bebas Penyakit Gigi dan Mulut untuk Mahasiswa

Direktur RSGM Unhas, drg Andi Tajrin menjelaskan program tersebut merupakan bentuk pengabdian RSGM Unhas.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Hasriyani Latif
Unhas
Direktur RSGM Unhas, drg Andi Tajrin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin secara resmi meluncurkan program Mahasiswa Unhas Bebas Penyakit Gigi dan Mulut.

Acara peluncuran berlangsung disela kegiatan Penerimaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) di Baruga AP Pettarani Unhas, Senin (7/9/2020).

Program Mahasiswa Unhas Bebas Penyakit Gigi dan Mulut merupakan program kolaborasi bersama Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unhas yang bertujuan membantu mahasiswa Unhas mendapatkan akses layanan cepat, mudah, dan tanpa dikenakan biaya.

Direktur RSGM Unhas, drg Andi Tajrin menjelaskan program tersebut merupakan bentuk pengabdian RSGM Unhas.

Dengan pengabdian ini, seluruh mahasiswa Unhas diharapkan akan memiliki kualitas kesehatan gigi dan mulut yang lebih baik, dan mendukung aktivitas mereka.

“Kita mengenal sosok mahasiswa Unhas itu pemberani. Unhas juga merupakan kampus yang mengusung semboyan humaniversity, yang membentuk sosok sivitas akademik yang baik hati. Maka, dengan program ini, kita akan memadukan mahasiswa dan alumni Unhas yang berani, baik hati, dan murah senyum, karena memiliki gigi dan mulut yang sehat,” jelasnya.

Melalui program ini, RSGM Unhas juga akan memenuhi variasi kasus yang menjadi kewajiban dalam memberikan pelayanan dan pendidikan, terutama pada mahasiswa Profesi dan Spesialis.

“Kita rencanakan, pada setiap pekan saat mahasiswa bebas dari jadwal kuliah, maka dilakukan screening dan pemeriksaan awal pasien dan menyesuaikan pelayanan dengan kebutuhan perawatan dokter dalam bidang spesialisnya," jelasnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Prof drg A Arsunan Arsin menambahkan, program tersebut telah lama dicanangkan, namun karena beberapa kendala, sehingga implementasinya baru dilakukan tahun ini.

"Ide sudah lama, tapi memang baru sekarang bisa kita terapkan. Program ini mendapatkan respon positif dan dukungan dari pimpinan universitas," katanya.

"Melalui program ini, salah satu substansinya mempermudah mahasiswa coas dalam menemukan pasien. Kita berharap program ini bisa diaktifkan dengan baik oleh seluruh mahasiswa Unhas," tambahnya.

Melalui program ini, diharapkan mampu menghasilkan alumni yang sehat gigi dan mulut, sekaligus sebagai salah satu penunjang daya saing alumni Unhas.

Selain itu, dapat membantu terpenuhinya variasi kasus di RSGM Unhas, sehingga fungsi pelayanan, pendidikan serta pengabdian pada masyarakat oleh RSGM Pendidikan dapat terpenuhi. (*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved