Breaking News:

Marten Warga Osango Mamasa Dikeroyok di Rumah Mertua

Marten merupakan warga Desa Osango, Kecamatan Mamasa, mengaku dikeroyok keluarga istrinya di rumah mertuanya

TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Marten bersama kakak iparnya saat melapor di Polres Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Marten bersama kakak iparnya mengalami luka lebam di mata kirin usai dikeroyok massa di Pa'lambasan, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (6/8/2020) sore.

Marten merupakan warga Desa Osango, Kecamatan Mamasa, mengaku dikeroyok keluarga istrinya di rumah mertuanya di Pa'lambasan.

Menurut keterangan Marten, kejiadiannya sekira pukul 15.20 wita.

Kronologis kejadiannya berawal saat Marten hendak berangkat menuju Kecamatan Tabang menghadiri acara keluarga.

Sebelum berangkat, Marten menjemput iparnya bernama Arman di Salubue. Sepulang dari Salubue, handphone miliknya berdering.

"Saya angkat ternyata ada telpon dari ipar saya, saya disuruh jemput kakak di Osango karena ada masalah di Pa'lambasan," ungkap Marten malam tadi saat dikonfirmasi di Mapolres Mamasa.

Mendengar kabar itu, Marten bersama Arman yang ia jemput memutuskan untuk singgah di Pa'lambasan sebelum berangkat ke Tabang.

Setiba di Pa'lambasan, ia kaget sebab di rumah mertuanya sudah banyak keluarga yang menunggu.

"Saya parkir motor, saya lihat berdiri di dekat pintu ada pak Martinus. Saya sapa tapi tidak dijawab, dia malah menunjukkan wajah emosi," terang Marten.

Saat mendekati pak Martinus lanjut Marten, ia mendengar seseorang berteriak, bahwasanya yang keluarga jangan datang.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved