Breaking News:

Kasus Pencabulan

Pelaku Pencabulan Anak di Tandukkalua Mamasa Terancam 15 Tahun Penjara

Itu setelah pihak Reskrim melakukan penyelidikan selama sepekan, yakni sejak 24-31 Agustus 2020 terhadap korban dan sejumlah saksi.

Polres Mamasa
Pelaku pencabulan anak di bawah umur digiring ke rumah tahanan Polres Mamasa. 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Satuan Reserse Kriminal Polres Mamasa, Sulawesi Barat telah menetapkan BO (45), warga Kecamatan Tandukkalua sebagai tersangka tindak pencabulan anak di bawah umur.

Itu setelah pihak Reskrim melakukan penyelidikan selama sepekan, yakni sejak 24-31 Agustus 2020 terhadap korban dan sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto, Minggu (6/9/2020) menerangkan, dari hasil keterangan saksi dan korban, polisi akhirnya melakukan penangkapan kepada BO pada 1 September lalu.

Tak menunggu waktu lama, Satreskrim melakukan penahanan setelah BO dinyatakan tersangka.

Diakui Dedi kepada penyidik, BO membenarkan telah melakukan pencabulan kepada keponakannya Melati (samaran) berusia 11 tahun yang masih berstatus pelajar kelas 6 SD.

Kronologis kejadiannya berawal ketika Melati berkunjung ke rumah pelaku pada 2018 lalu.

Setiba di rumah pelaku, Melati disuruh untuk menyalakan api di atas tungku di dapur pamannya itu.

Saat sedang menyalakan api, pelaku memegang tangan korban dan menariknya ke dalam kamar milik anak tersangka.

Tak berselang lama, pelaku langsung menyetubuhi korban secara paksa.

Setelah menyetubuhi korban, pelaku mengancam agar korban tidak membeberkan perbuatan bejatnya kepada siapapun, termasuk orangtua korban.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved