Breaking News:

Tribun Wajo

Kapolda Sulsel Berganti, Ketua KNPI Wajo Harap Merdisyam Ungkap Kasus Pembunuhan Hasdawat Tahun 2009

Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara itu menggantikan posisi Irjen Pol Mas Guntur Laupe.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Aktivis di Kabupaten Wajo, Heriyanto Ardi 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Jabatan Kapolda Sulawesi Selatan resmi dijabat oleh Irjen Pol Merdisyam, Senin (31/8/2020) kemarin.

Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara itu menggantikan posisi Irjen Pol Mas Guntur Laupe.

Menyambut nahkoda baru di Polda Sulsel, aktivis di Kabupaten Wajo berharap ada kemajuan dalam kepemimpinan.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Wajo, Heriyanto Ardi, berharap kasus-kasus manonjol dan mandek yang ditangani Polda Sulsel bisa segera menemui titik terang.

Salah satunya adalah kasus pembunuhan Bendahara Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Wajo, Hasdawati pada 31 Desember 2009 silam.

"Kami berharap kepada Kapolda yang baru agar membentuk tim pencari fakta terkait kasus pembunuhan Hasdawati dikarenakan sudah 11 tahun belum terungkap," katanya, Selasa (1/9/2020).

Selain itu, Ardi, sapaan akrab Haeriyanto Ardi menambahkan, komitmen pemberantasan narkoba di Sulawesi Selatan mesti terus dijalankan.

"Program pemberantasan terhadap bandar besar narkoba tetap harus ditingkatkan pasalnya Sulawesi Selatan darurat narkoba," katanya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved