Breaking News:

Citizen Reporter

Tradisi Menyeduh Kopi di Hadhramaut

Ulama di Hadhramaut biasanya memiliki waktu khusus dan tradisi yang berbeda ketika menikmati seduhan kopi.

citizen/m syifa
Muhammad Syifa Ulhaq, alumnus Pesantren Modern Misbahul Ulum yang sedang menempuh pendidikan sarjana di Universitas Al Ahgaff, Mukalla, Yaman. 

Laporan Citizen Reporter

Muhammad Syifa Ulhaq

Mahasiswa Pendidikan Sarjana di Universitas Al Ahgaff, Mukalla, Yaman.

TRIBUN-TIMUR.COM - Kopi adalah salah satu seduhan minuman yang paling banyak disukai oleh penduduk
masyarakat dunia. Khususnya di kalangan para pecinta kopi.

Sehingga kopi kini dapat dinikmati dengan berbagai tradisi di berbagai kota yang mana setiap pecinta kopi menikmati kopi dengan berbagai macam tradisi.

Salah satunya kota di Hadhramaut. Kopi atau dalam bahasa arab qahwah, merupakan salah satu minuman yang sangat paling disukai oleh ulama-ulama di Negeri Yaman, bahkan para Masyaikh pun kerap mengosumsinya.

Karena khususnya dikalangan para masyaikh, selain aroma dan rasanya yang nikmat, kopi juga memiliki cita rasa yang sangat khas bagi di setiap kecapan penikmatnya.

Ulama di Hadhramaut biasanya memiliki waktu khusus dan tradisi yang berbeda ketika menikmati seduhan kopi.

Ada yang menyeduhnya menikmati di rumah sendiri bersama keluarga dan ada juga yang menikmatinya di majelis-majelis hadrah, atau di majelis zikir sambil mendengarkan qasidah yang dibacakan oleh seorang munsyid (vocalis nasyid).

Bahkan jamaah yang hadir pun dan jamaah juga ikut menikmati kopi-kopi tersebut yang disuguhkan bagikan oleh panitia hadrah sendiri.

Halaman
123
Penulis: CitizenReporter
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved