Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

4G Telkomsel

IKK di Papua Terlayani Jaringan 4G Telkomsel, Perantau Puas Silaturrahmi Daring dengan Keluarga

Di tahun 2020 ini Regional Maluku dan Papua mendapatkan porsi terbesar untuk pembangunan New BTS secara nasional.

Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Hasriyani Latif
Telkomsel
Foto bersama tim Telkomsel Regional Maluku dan Papua saat usai meresmikan layanan 4G yang menjangkau semua ibu kota Kabupaten di Papua. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pandemi Covid-19 merebak, tidak menyurutkan komitmen Telkomsel mendukung Indonesia Maju direalisasikan dengan memberikan layanan Telekomunikasi terbaik dan terus berupaya meningkatkan kualitas jaringannya.

Hal ini menjadi fokus utama Telkomsel saat ini untuk menyediakan layanan broadband yang berkualitas.

General Manager Network Operation and Quality Management Regional Maluku dan Papua, Adi Wibowo, Minggu (30/8/2020) mengatakan di wilayah Indonesia Timur, Telkomsel menghadirkan jaringan dan layanan 4G berkualitas, guna mendukung gaya hidup digital bagi pelanggan setia Telkomsel.

Hal ini seiring dengan komitmen Telkomsel untuk mempercepat kemajuan di wilayah Indonesia Timur.

Olehnya itu, di tahun 2020 ini Regional Maluku dan Papua mendapatkan porsi terbesar untuk pembangunan New BTS secara nasional.

"Di wilayah Regional Papua dan Maluku, saat ini tersebar 1.974 Sites dan 7.280 BTS, dimana dari jumlah tersebut BTS yang sudah berteknologi 4G ada sebanyak 2.948 BTS. Cakupan jaringan Telkomsel di regional Papua dan Maluku sudah mencakup 98,5 persen dari populasi," katanya.

Menurutnya, secara sungguh-sungguh Telkomsel membangun wilayah Indonesia Timur dengan menggelar jaringan 4G di semua area.

Terbaru ialah, pada 5 Agustus 2020 lalu, Kabupaten Intan Jaya sudah bisa menikmati layanan jaringan 4G, tepatnya berada di Sugappa.

Meski kendala mobilisasi tim serta kondisi transport yang memiliki keterbatasan kapasitas lantaran masih menggunakan transport satelit (IDR), tak menyurutkan kerja keras tim Network untuk senantiasa meningkatkan kualitas jaringan Telkomsel.

"Alhasil, dengan semangat dan komitemen yang kuat, kini seluruh Ibu Kota Kabupaten (IKK) di Provinsi Papua kini sudah tercover jaringan 4G. Ini kesyukuran luar biasa dari Telkomsel yang berupaya keras agar masyarakat di Ibu Kota Kabupaten di seluruh Papua bebas menikmati jaringan 4G," tuturnya.

Lebih jauh disampaikan, kerja keras dalam menggelar layanan 4G di seluruh Ibu Kota Kabupaten Papua bukan akhir dari perjuangan Telkomsel.

"Seiring dengan visi misi menjangkau seluruh penjuru pelosok, tak membuat tim lapangan Regional Papua dan Maluku ini cepat berpuas diri. Untuk mendukung tergelarnya layanan 4G yang maksimal, membutuhkan jaringan transmisi yang memiliki bandwith besar," jelasnya.

"Saat ini, masih banyak BTS Telkomsel menggunakan akses satelit, terutama di pedalaman atau pegunangan, sehingga BTS belum memaksimalkan untuk menggelar jaringan 4G 100 persen," lanjutnya.

Akan tetapi, situasi ini bukan hambatan bagi Telkomsel. Sebagai anak perusahaan BUMN, bekolaborasi dengan program pemerintah yakni Palapa Ring Timur (PRT) pun akan menjadi salah satu penopang untuk menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat di segala penjuru.

Ia menjelaskan, PRT yang dibangun oleh Pemerintah, dalam hal ini di bawah Kementrian Kominfo RI, dicanamkan untuk membantu percepatan pemerataan akses Telekomunikasi, khususnya pada daerah pedalaman dan terluar.

"Telkomsel bersama Telkom Group terus melakukan berbagai upaya dengan memaksimalkan seluruh aset yang tersedia, dengan tetap berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait mulai dari Pemerintah RI melalui Kementerian Kominfo RI terutama BAKTI dalam pengembangan jaringan telekomunikasi hingga wilayah 3T, untuk memenuhi tanggung jawab perusahaan terhadap Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) atau Universal Service Obligation (USO) yang telah ditetapkan oleh pemerintah," jelasnya.

Tidak hanya itu, Telkomsel pun berkomitmen mendukung program yang dicanangkan Pemerintah dalam pemerataan akses telekomunikasi di seluruh wilayah, baik itu melalui program USO BAKTI maupun Indonesia Merdeka Sinyal.

Melalui program-program secara berkelanjutan tiada henti akan terus melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dalam hal penambahan dan perluasan layanan.

"Saat ini coverage jaringan Telkomsel hadir 100 persen di Ibu Kota Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua atau sekitar 45 persen dari total seluruh kecamatan yang ada di wilayah Provinsi Papua," tukasnya.

Hadirnya Jaringan 4G di Seluruh IKK Disambuat Antusias Perantau

Keinginan berjumpa dan berkumpul dengan keluarga, menjadi hal yang sulit diwujudkan para perantau di tanah Papua sejak awal pandemi sampai sekarang.

Adalah Hikmah, perantau asal perbatasan Gowa-Sinjai Barat, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejak tahun 2017, perempuan yang akrab disapa Imha ini memutuskan meninggalkan kampung halaman dan merantau ke Kota Jayapura.

Setiap tahun, perempuan yang akrab disapa Imha ini rutin pulang menjenguk kedua orang tuanya, Puang Tuo dan Sudir serta adiknya Syahrul.

Namun, kehangatan keluarga secara langsung di momen lebaran Idul Fitri 2020 lalu tak dirasakan Imha. Pandemi covid-19 yang merebak ditambah Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) mengharuskan ia tetap tinggal di Kecamatan Kota Raja, Jayapura, Papua.

Rindu yang tak bisa ia bendung untuk keluarga besarnya di Sulawesi Selatan membuatnya menangis sejadinya-jadinya.

"Kami ini para perantau, kalau tidak bisa pulang kampung ketemu sanak saudara rasanya menyakitkan sekali. Apa daya, sampai sekarang belum bisa pulang karena Corona. Untungnya saja sudah di era teknologi yang canggih yah, meski ragaku di Papua tetapi setidaknya rasa rindu terobati dengan video call, telfonan dan saling kirim foto sama keluarga," katanya.

Bagi Imha, silaturahmi melalui daring membuatnya puas dan bahagia. Apalagi jika didukung layanan berteknologi 4G dari Telkomsel.

"Walau hanya melihat wajah ibu,bapak dan adikku lewat layar smartphone, tetapi sudah mengobati sedikit rasa rinduku untuk mereka. Ini semuanya tidak lepas dari dukungan jaringan 4G Telkomsel yang merajai seluruh wilayah di Papua. Dimanapun saya, tetap bisa video call mereka, baik itu di tempat kerja, di rumah, bahkan di tempat wisata," ucapnya.

Hal serupa disampaikan Wahyuni (28), ibu satu anak ini merantau ke Jayapura sejak tahun 2017 lalu.

Ia ikut sang suami yang sejak 2012 mengadu nasib di Kota Jayapura. Di sana, ini dan suami bekerja di salah satu toko ritel yang menjual sembako.

Dukungan jaringan berteknologi 4G juga membantunya tetap berkomunikasi via daring dengan kedua orang tuanya di Desa Bulu Tellue, Kabupaten Sinjai.

"Sekarang kan bukan lagi zamannya SMS, pokoknya kalau rindu video call saja. Biar bisa liat langsung orang-orang yang kita rindukan. Alhamdulillah, sebagai pelanggan Telkomsel, saya tidak merasa ribet karena jaringannya bagus terus, jadi kapan pun saya rindu langsung video call ibu, begitupun sebaliknya kalau ibu rindu kapan pun bisa hubungi. Jadi on terus pokoknya berkat jaringan kuat dan andalnya Telkomsel," ujarnya.

Ia menambahkan, tidak hanya memudahkan video call, Telkomsel juga mendukung hobi Wahyuni yakni live streaming sambil menyapa teman-temannya di Facebook.

Konsisten Implementasikan Teknologi Telekomunikasi Terdepan

Telkomsel memiliki infrastruktur jaringan lebih dari 209 ribu BTS yang menjangkau lebih dari 95 persen wilayah populasi Indonesia, hingga ke wilayah terdalam, pulau terdepan, dan wilayah perbatasan negara.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, sejak berdiri, Telkomsel konsisten menjadi yang pertama dalam mengimplementasikan teknologi telekomunikasi terdepan.

Mulai dari menjadi pelopor dalam penerapan teknologi GSM berbasis 2G sebagai dasar awal pengembangan industri telekomunikasi di Indonesia, pemanfaatan teknologi mobile broadband mulai dari 3G dan 4G LTE sebagai pengembangan lebih lanjut akses telekomunikasi pendukung gaya hidup digital.

"Telkomsel telah melakukan uji coba teknologi 5G pertama di Indonesia, yang nantinya akan diterapkan sebagai modal utama dalam membangun Indonesia menjadi bangsa digital secara lebih meluas hingga sektor industri," katanya.

Menurutnya, berbekal infrastruktur jaringan terdepan, Telkomsel terus melangkah dengan mengembangkan berbagai Layanan Digital untuk mengakselerasi ekosistem digital yang dapat memberdayakan masyarakat.

Keseriusan upaya Telkomsel ini tercermin dari performa Layanan Digital yang meningkat tajam sebesar 31,2 persen (YoY).

Ditambah, semakin beragamnya pilihan produk dan layanan berbasis broadband disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, akan menunjang aktivitas digital masyarakat dalam keseharian.

"Pada segmen consumer market, Telkomsel mendorong adopsi gaya hidup digital dengan layanan digital yang mencakup video, games, musik dan berbagai layanan value added services (VAS) yang customer-centric," sebutnya.

Layanan video streaming MAXstream terus dikembangkan sebagai platform aplikasi video digital terlengkap dengan mengintegrasikan aplikasi video OTT, saluran linear, serta konten video-on-demand.

"Telkomsel juga mendorong perkembangan ekosistem games melalui Dunia Games yang kini telah berhasil berevolusi menjadi platform media, penyelenggara kompetisi esports, penyedia pembayaran, hingga penerbit (publisher) mobile games yang berkualitas," bebernya.

Sedangkan melalui Langit Musik, Telkomsel terus memperluas kemitraan dengan penyelenggara OTT musik.

Tak hanya itu, Telkomsel juga turut berkontribusi dalam mendorong inklusi finansial melalui penguatan mobile financial service LinkAja.

"Dalam kurun waktu setahun terakhir, Telkomsel juga memprioritaskan pengembangan layanan digital untuk segmen pelanggan korporasi (B2B) dan banyak lagi yang dihadirkan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," ujarnya.

Setyanto menambahkan, Telkomsel akan semakin mempertajam keseriusan dalam mengembangkan Bisnis Digital melalui intensifikasi kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi sama.

“Di Telkomsel, kami meyakini bahwa kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dan sinergi telah menjadi fondasi penting bagi Telkomsel dalam membangun ekosistem digital inklusif dan berkelanjutan, serta dapat mendorong pemanfaatan teknologi di berbagai sektor kehidupan masyarakat hingga penjuru negeri," tuturnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umhaconcit

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved