Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

'Keistimewaan Anda dalam Skuad ini Sudah Berakhir' Kata-kata Koeman yang Bikin Messi Emosi & Pergi

'Keistimewaan Anda dalam Skuad ini Sudah Berakhir' Kata-kata Koeman yang Bikin Messi Emosi & Pergi

Editor: Ilham Arsyam
TWITTER.COM/FOOTBALL_TALK
Kapten Barcelona, Lionel Messi. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Muncul bocoran isi pembicaraan antara Lionel Messi dan pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman.

 

Dalam rangka membahas masa depan di Barcelona, Lionel Messi rela memotong jatah liburannya demi bicara empat mata dengan Ronald Koeman.

Pertemuan mereka terjadi beberapa hari lalu, tepatnya pada Jumat (21/8/2020).

Deportes Cuatro menguak informasi tentang isi perbincangan dua sosok tersebut yang berlangsung dalam tensi panas.

Media asal Spanyol itu mengklaim ada dua kalimat Koeman yang bikin Messi kesal dan semakin yakin untuk meninggalkan Barca.

Sang nakhoda berniat mencabut hak istimewa superstar Barcelona.

Bukti Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona, Hubungi Pep Guardiola Ingin Gabung di Manchester City

Keistimewaan Anda dalam skuad ini sudah berakhir. Anda harus melakukan segala hal untuk tim," demikian kabarnya yang dikatakan Koeman.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Messi punya hak istimewa di Barcelona.

Salah satu contoh, pria asal Rosario itu disebut memiliki hak untuk menentukan keluar-masuk pemain di Blaugrana.

5 Klub yang Diprediksi Jadi Tujuan Luis Suarez Usai Dipecat dari Barcelona

Wajar, Messi punya jasa sangat besar dalam perjalanan sejarah Barcelona.

Messi menghadirkan total 33 trofi selama 16 tahun mengabdi untuk tim senior raksasa Catalunya.

Tak heran jika Barcelona melakukan berbagai hal demi mempertahankan bintang terbesarnya, termasuk memberi hak-hak khusus.

Namun, kisah panjang Messi dan Barcelona semakin mendekati akhir.

Menurut kabar terkini dari berbagai media, pada Selasa (25/8/2020), Messi telah menyampaikan kepada klub bahwa dirinya ingin pergi dengan mengaktifkan klausul khusus dalam kontraknya.

Cara Messi Pergi

Lionel Messi mengaktifkan klausul nomor 24 dalam kontraknya agar dapat meninggalkan Barcelona di bursa transfer musim panas ini.

 

Hasrat Lionel Messi tinggalkan Barcelona tertuang dalam dokumen kiriman via faks kepada presiden klub, Josep Bartomeu.

Beredar luas foto yang diduga merupakan isi dokumen tersebut di medsos, Selasa (25/8/2020), yang berisi permintaan Messi pergi.

Dalam paragraf pembukanya tertuang kalimat "Saya Lionel Andres Messi Cuccittini, memohon agar kontrak kerja yang saat ini saya miliki di klub untuk dihentikan, berdasarkan klausul nomor 24 yang memungkinkan saya untuk memiliki kewenangan tersebut."

Sorotan mengarah kepada "klausul nomor 24" yang memiliki peran krusial sebagai jalan utama Messi keluar dari Barca.

Klausul apa yang dimaksud?

Sesuai namanya, secara harfiah "klausul" berarti ketentuan tersendiri dari suatu perjanjian.

Ketentuan ini merupakan salah satu poin yang tertuang dalam perjanjian kontrak Messi saat menyetujui pembaruan kerja sama dengan Barcelona pada November 2017.

Kala itu sang superstar Argentina masih berusia 30 tahun.

Dalam poin tersebut dinyatakan bahwa Messi menyetujui ikatan kerja dengan Barcelona sampai 2021 dengan dilabeli klausul pelepasan senilai 700 juta euro.

Presiden klub Barcelona, Josep Maria Bartomeu (kiri) dan kapten tim, Lionel Messi, saat penandatanganan kontrak sang bintang pada 2017.
TWITTER.COM/BARCACENTRE
Presiden klub Barcelona, Josep Maria Bartomeu (kiri) dan kapten tim, Lionel Messi, saat penandatanganan kontrak sang bintang pada 2017.
 

Artinya, jika sang pemain pindah sebelum kontraknya usai, klub tujuannya harus membayar biaya transfer seperti tertera 700 juta euro atau setara 12 triliun rupiah.

Sebelum meneken kontrak anyar itu, nilai release clause Messi adalah 300 juta euro.

Revisi harga selangit dicantumkan Barcelona karena menganggap klausul rilis tak valid lagi setelah mereka kehilangan Neymar Jr yang ditebus Paris Saint-Germain 222 juta euro.

Rekor dunia itu terpecahkan pada bursa transfer musim panas 2017 dan beberapa bulan kemudian, Barca buru-buru mengamankan Messi.

Namun, Messi memiliki privilese untuk mengakhiri kontrak unilateral atau secara sepihak.

Dia bisa pindah klub secara gratis, tak perlu menunggu hingga 2021.

Syarat menihilkan klausul itu bisa aktif jika Messi sudah berusia 32 tahun dan dia sendiri yang berkeinginan pergi dengan melaporkannya kepada pihak klub pada akhir musim.

Faks yang diduga merupakan permohonan Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona yang ditujukan kepada Presiden Josep Bartomeu.
TUTTOMERCATOWEB.COM
Faks yang diduga merupakan permohonan Lionel Messi untuk meninggalkan Barcelona yang ditujukan kepada Presiden Josep Bartomeu.
 

Nah, dua syarat itulah yang dijadikan Messi senjata untuk mendobrak pintu keluar Camp Nou melalui surat resmi kemarin.

Dia kini sudah berusia 33 tahun, sedangkan Barcelona sedang dalam masa krisis prestasi dan menjalani transisi kepelatihan ke era Ronald Koeman.

Akan tetapi, namanya klausul pasti ada batas-batas yang mengaturnya.

Batasan inilah yang menimbulkan kontroversi karena terjadi penafsiran berbeda antara pihak Messi dengan Barcelona.

Kubu Messi mengajukan permintaan hengkang sesuai syaratnya, dilakukan pada akhir musim ini.

Karena keadaan luar biasa akibat pandemi COVID-19, FIFA pun menggeser periode akhir musim 2019-2020 ke Agustus 2020.

Waktu dalam periode darurat ini yang menjadi pegangan kubu La Pulga.

Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu duduk bersebelahan dengan Lionel Messi yang menandatangani kontrak baru pada November 2017.
TWITTER.COM/BRFOOTBALL
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu duduk bersebelahan dengan Lionel Messi yang menandatangani kontrak baru pada November 2017.
 

Namun, pihak Barcelona tetap mengacu kepada kontrak awal bahwa Messi hanya berhak mengajukan permohonan transfer pada akhir musim di bulan Juni setiap normalnya.

Bahkan, seperti dikutip BolaSport.com dari Mundodeportivo, permohonan sudah harus diajukan Messi sejak akhir Mei agar memberi klub waktu menentukan strategi di bursa transfer.

Akibatnya, Barca menganggap permintaan Messi saat ini kedaluwarsa karena Agustus 2020 sudah dianggap masuk periode musim baru.

Walhasil, kepergian Messi sekarang tak bisa gratis dan klub barunya harus membayar sesuai nilai klausul pelepasan 700 juta euro.

Luis Suarez, Lionel Messi, dan Neymar berpose dengan trofi juara Liga Champions usai Barcelona menekuk Juventus di final edisi 2014-2015.
TWITTER.COM/DETAKITO_OK
Luis Suarez, Lionel Messi, dan Neymar berpose dengan trofi juara Liga Champions usai Barcelona menekuk Juventus di final edisi 2014-2015.
 

"Messi tak bisa pergi sekarang. Dia akan pergi pada 2021. Saya sudah lihat kontraknya dan itu sangat jelas. Klausulnya berakhir pada Juni dan tak ada jalan mundur," ucap Joan Gaspart, eks Presiden Barcelona.

Kubu Barca bahkan dilaporkan bakal membawa kasus beda persepsi kontrak ini ke ranah hukum.

Jalan tengahnya adalah Barcelona mungkin legawa membiarkan legendanya pergi, asalkan menerima kompensasi

Kalaupun 700 juta euro tak bisa didapat, angka setara harga jual Neymar (222 juta euro) dianggap bisa meluluhkan Josep Bartomeu cs.

 
 

Sumber: Bolasport

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved