Ngobrol Virtual Tribun
Banyak Cara Mendapatkan Rumah
Khususnya kepada para penghasil pertama seperti milenial, menurut Sadiq sudah harus menyiapkan rencana
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTIMURWIKI.COM - Rumah merupakan impian setiap orang.
Saat ini banyak cara mudah untuk bisa mendapatkan hunian.
Sektor properti yang bergerak dan menawarkan jasa penjualan rumah salah satunya pun terus berupaya untuk menawarkan produk rumah baik subsidi atau komersil kepada masyarakat.
Bahkan dengan berbagai kemudahan yang diberikan saat ini tentunya tagline "Merdeka Setiap Hari Membeli Rumah" menjadi hal yang tepat digaungkan.
Hal itulah yang diungkapkan Ketua DPD REI Sulsel, M Sadiq saat menjadi narasumber dalam program Ngovi (Ngobrol Virtual) #13, Rabu (26/8/2020).
Khususnya kepada para penghasil pertama seperti milenial, menurut Sadiq sudah harus menyiapkan rencana masa depan yang tepat.
"Sebaiknya untuk penghasilan pertama itu dialihkan membeli rumah bukan kendaraan, karena rumah memiliki nilai investasi yang tinggi," tuturnya.
Milenial dianggap Sadiq sangat tepat untuk bisa mengalokasikan dananya membeli rumah-rumah murah yang biaya KPR dengan suku bunga rendah.
"Apalagi rumah, dibanding dengan bunga deposito yang ada dengan kenaikan property masih lebih besar dan fisiknya pun tak mudah di curi ataupun hilang. Terlebih peningkatan harga rumah sudah tidak terbendung," jelasnya.
Menurut Sadiq, selain inflasi juga karena kebutuhan demand yang banyak membuat harga rumah semakin tinggi.
"Rumah ini kan, selain bisa ditempati, juga bisa diinvestasi atau disewakan jadi sangat baik untuk kaum milenial yang ingin menabung untuk masa depan," tuturnya.
Kemudahan yang diberikan, kata Sadiq, tak hanya dari pihak pengembangnya saja namun juga stakeholder yang bekerjasama.
Ia juga mengungkapkan milenial cerdas adalah yang sudah matang mempersiapkan masa depannya.
"Syaratnya bisa memiliki rumah yang utama adalah berpenghasilan apalagi dengan UMR yang ada sudah cukup. Terlebih dp bukan satu penghalang untuk orang memiliki rumah. Ada DP yang bisa dicicil 0 persen. Inilah tugas pengembang bagaimana bisa mengatasi kekurangan rumah di Indonesia dan calon user bisa yakin rumah adalah prioritas utama," tuturnya.
"Jangan sampai harga rumah makin naik, baru menyesal saat membelinya lebih mahal," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/m-sadiq-saat-menjadi-narasumber-dalam-program-ngovi-ngobrol-virtual.jpg)