Breaking News:

Penjelasan Mertua Serda Rusdi, Babinsa Asal Pangkep yang Tewas Tergantung di Bombana

Ia melanjutkan, Serda Rusdi baru bertugas selama 8 bulan sebagai Babinsa Koramil 1413 - 05 Kodim 1413 Buton.

TRIBUN TIMUR/IKHSAN
Mertua Serda Rusdi, Sophia, saat ditemui usai pemakaman Serda Rusd 

TRIBUNPANGKEP.COM, LABAKKANG - Babinsa Kodim 1413 Buton, Serda Rusdi, yang tewas tergantung di pohon, di Bombana, Sulawesi Tenggara.

Telah dimakamkan sore tadi di pemakaman umum, di Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.

Mertua Serda Rusdi, Sophia mengatakan, terkahir kali ia berbincang dengan menantunya itu sehari sebelum ditemukan tewas, dan tidak ditemukan tanda-tanda korban akan bunuh diri.

"Terakhir bicara lewat telpon itu malamnya, tapi tidak ada tanda-tanda kesana, bahkan mengeluh pun tidak. Cara bicaranya seperti biasa," ujarnya, Kamis (20/8/2020).

Ia melanjutkan, Serda Rusdi baru bertugas selama 8 bulan sebagai Babinsa Koramil 1413 - 05 Kodim 1413 Buton.

"Baru 8 bulan tugas, istri sama anaknya belum dibawa kesana, karena corona. Anaknya juga baru 3 tahun, rencana besok setelah ulang tahun anaknya, dia mau bawa istri sama anaknya kesana," terangnya

Ia pun berharap agar Serda Rusdi diberikan tempat terbaik disisi Tuhan, dan anak serta istri yang ditinggalkan diberi kesabaran.

Sebelumnya, dia ditemukan tewas sudah dalam kondisi tergantung di pohon, oleh warga bernama Audi yang hendak pergi ke kebunnya pukul 06.00 WITA pagi.

Terlihat janggal, sebab meski lehernya tergantung, tapi tangannya terikat di belakang tubuhnya.

Ini kemudian menjadi tanda tanya, jika memang almarhum bunuh diri atau tidak.

Aparat berwajib juga belum bisa memastikan apakah almarhum bunuh diri atau dibunuh.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved