Breaking News:

Tribun Takalar

Kado HUT ke-75 RI, Dinas Pertanian Takalar Terbaik BPP Ketujuh se-Indonesia

BPP Galesong menjadi balai penyuluhan pertanian terbaik di Sulawesi Selatan. Dan mewakili Sulawesi Selatan menjadi BPP terbaik urutan ke-7

Ist
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Takalar melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Galesong berhasil menorehkan prestasi gemilang tepat pada peringatan HUT ke-75 RI. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Takalar melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Galesong, berhasil menorehkan prestasi gemilang tepat pada peringatan HUT ke-75 RI.

BPP Galesong menjadi balai penyuluhan pertanian terbaik di Sulawesi Selatan. Dan mewakili Sulawesi Selatan menjadi BPP terbaik urutan ke-7 se-Indonesia.

Prestasi ini diumumkan usai upacara detik-detik proklamasi lingkup Kementrian Pertanian, Senin (17/8/2020) kemarin.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Hasbi mengungkapkan, prestasi ini tidak lepas dari peran aktif para penyuluh pertanian yang terus melakukan pembinaan terhadap petani.

Ia mengatakan, salah satu indikator Kabupaten Takalar menjadi terbaik karena para penyuluhnya memiliki kreativitas dan aktif, kemudian inovasi-inovasi yang untuk petani.

Dan sistem pendataan telah dilengkapi dengan IT.

"Kemudian, selama ini BPP Galesong selalu menjadi rujukan kunjungan untuk study mahasiswa pertanian di Indonesia timur," jelas Hasbi dalam rilis yang diterima Tribun.

Ia melanjutkan bahwa sinergi antara penyuluh dan petani terjalin dengan baik.

Serta peran Pemda dalam memfasilitasi penyuluh dengan petani melalui wisma tani, juga berperan penting dalam mendukung BPP Galesong menjadi yang terbaik.

Untuk diketahui, lomba ini telah berlangsung selama satu bulan.

Kepala Badan PPSDMP Kementrian Pertanian Prof. Dr. Ir. Dedy Nusyamsi, M. Agr meninjau langsung BPP Galesong yang menjadi wakil Sulsel dalam lomba BPP terbaik se- Indonesia.

Selain itu, Dinas Pertanian Takalar juga menjadi dinas pertama di Sulawesi Selatan yang melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Kementan dan Bank BNI, untuk akses pembiayaan bagi petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) kategori ringan untuk membiayai usaha-usaha pertanian di Takalar.

"Jadi semua petani kalau butuh modal, bisa mengajukan permohonan KUR. Ini tidak lepas dari visi misi Bupati terkait akses permodalan untuk masyarakat," Pungkas Kadis Pertanian. (*)

Laporan Kontributor TribunGowa.com @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved