Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kalah Memalukan 2-8 dari Munchen, Barcelona Akan Menjual Seluruh Pemainnya, Kecuali 4 Orang ini

Kalah Memalukan 2-8 dari Munchen, Barcelona Akan Menjual Seluruh Pemainnya, Kecuali 4 Orang ini

Editor: Ilham Arsyam
twitter
Megabintang Barcelona, Lionel Messi (kiri), merayakan golnya ke gawang Eibar dalam laga Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Sabtu (22/2/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Buntut kekalahan memalukan dari Bayern Munchen di Liga Champions, nyaris seluruh pemain Bercelona terancam dijual.

Hanya ada 4 pemain yang setidaknya dalam posisi amain.

Siapa-siapa saja pemain yang layak dipertahankan? Tentu salah satunya sang mega bintang Bercelona, Lionel Messi. 

Barcelona hanya akan mempertahankan empat pemainnya, salah satunya Lionel Messi, setelah mereka menderita kalah telak 2-8 melawan Bayern Muenchen dalam Liga Champions, sedangkan sisanya akan dijual musim panas ini.

Setelah kekalahan itu di mana pemain yang mereka pinjamkan kepada Barcelona Philippe Coutinho bahkan menciptakan dua gol, posisi pelatih Quique Setien dalam bahaya besar.

Menurut harian Sport, Spanyol, Setien bukan satu-satunya yang terancam dibuang klub Catalonia itu musim panas ini.

Ada keyakinan kuat bahwa presiden Josep Maria Bartomeu berencana obral pemain di Nou Camp menyusul penampilan buruk melawan Bayern itu.

Marc Marquez Dipastikan Absen di MotoGP Styria, The Baby Alien Kehilangan 125 Poin

Hanya Lionel Messi, Marc-Andre her Stegen, Clement Lenglet dan Frenkie de Jong yang aman posisinya.

Raksasa Spanyol itu sudah berencana menjual sejumlah pemain intinya termasuk Ousmane Dembele, Samuel Umtiti, Ivan Rakitic dan Arturo Vidal.

Gerard Pique yang secara sensasional menawarkan keluar dari klub itu setelah kekalahan melawan Bayern tersebut, juga dalam posisi dijual musim panas ini.

"Ini akhir sebuah era, saya tak yakin? Tetapi saya tahu itu kami harus menerima bahwa kami sudah sampai ke dasar," kata Pique kepada Movistar.

"Bukan hanya pemain, tetapi juga klub, kami tidak berada di jalan yang benar.

Manajemen juga sudah hilang kesabarannya kepada Antoine Griezmann yang bisa saja dijual musim panas ini.

Pique serukan perubahan radikal di Barcelona

Sementara itu, Bek Barcelona Gerard Pique menyerukan perubahan radikal dari atas ke bawah setelah timnya dihancurkan 2-8 oleh Bayern Munchen pada Sabtu di Liga Champions.

Kekalahan dianggap menjadi malam tergelap dalam sejarah klub Katalunya tersebut.

"Kami merasa hancur, malu adalah kata yang cocok menggambarkan perasaan saya atas kekalahan ini. Kami tidak mampu untuk bersaing seperti ini karena ini bukan yang pertama, kedua atau ketiga kalinya hal ini terjadi," kata Pique yang terlihat berkaca-kaca saat melakukan wawancara kepada wartawan usai pertandingan seperti dilansir Reuters pada Sabtu (15/8/2020).

Liga Champions - Bobol Gawang Barcelona, Lewandowski Dekati Rekor Cristiano Ronaldo

"Ini sangat menyakitkan, tetapi saya harap ini memiliki tujuan tertentu."

Pique bahkan siap untuk meninggalkan Barcelona agar klubnya berubah menjadi lebih baik.

Bek Spanyol berusia 33 tahun tersebut adalah salah satu pemain yang masih bertahan dari skuat juara Liga Champions 2009 ketika dan memulai era keemasan Barcelona di bawah pelatih Pep Guardiol.

Pique juga menyiratkan bahwa para petinggi Barcelona bersalah, termasuk presiden Josep Maria Bartomeu, atas kesulitan yang dihadapi timnya saat ini dan ingin adanya perubahan di posisi teratas klub tersebut.

"Kami semua perlu merefleksikan secara mendalam, klub membutuhkan banyak perubahan, saya tidak berbicara tentang pelatih, pemain - saya tidak ingin menunjuk siapa pun tetapi klub membutuhkan perubahan pada level struktural," katanya.

"Bila darah baru perlu datang untuk klub menjadi lebih baik maka saya siap diganti dan saya akan menjadi orang pertama yang pergi bila perlu, karena tampaknya kami telah mencapai titik terendah."

"Kami semua harus merenungkan tentang apa yang terbaik untuk klub dan untuk Barca."

Pelatih Barca Quique Setien sudah pasti bakal menjadi sasaran kritik atas kekalahan memalukan tersebut.

Ketika ditanya apakah ia bakal tetap melatih Lionel Messi cs musim depan, eks pelatih Real Betis tersebut enggan berspekulasi.

"Saya tidak akan membahas semua itu karena saya baru berada di sini selama enam bulan, tetapi mengingat ini adalah Pique, pasti sebagian dari apa yang ia katakan benar," kata pelatih berusia 61 tahun itu.

"Saat ini kami merasa sangat frustrasi dan yang bisa kami lakukan hanyalah membuat kesimpulan dan memikirkan masa depan. Barca adalah klub yang sangat hebat sehingga ini akan menyebabkan banyak kerugian bagi kami dan jelas beberapa hal harus diubah."

"Sebenarnya ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan," tutupnya.

Lima catatan setelah Bayern permalukan Barcelona

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bayern Muenchen mempermalukan Barcelona dengan skor 8-2 dalam laga perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Jumat waktu setempat (Sabtu, 15/8/2020 WIB).

Berikut ini adalah lima catatan menurut Antara yang bisa dipetik dari hasil pertandingan tersebut:

1. Bayern kandidat terkuat

Terlepas dari buruknya penampilan Barcelona sepanjang 90 menit di Estadio da Luz, Bayern memperlihatkan mereka adalah kandidat terkuat untuk menjadi juara Liga Champions musim ini.

Tak kurang dari 39 gol sudah dicetak oleh Die Bavarian sepanjang musim ini di Liga Champions dan hanya delapan yang masuk ke gawang mereka.

Entah itu Manchester City atau Olympique Lyon yang akan mereka hadapi di semifinal nanti, lawan Bayern jelas punya setumpuk pekerjaan berat untuk menghentikan laju tim besutan Hansi Flick itu.

2. Lewandowski ungguli Messi

Lionel Messi mungkin digadang-gadang dari planet lain, tetapi di muka bumi, setidaknya dalam laga tersebut Robert Lewandowski membuktikan ia lebih unggul.

Ketika mencetak gol keenam timnya di laga itu, Lewandowski mencapai tengaran 50 gol untuk Bayern di Liga Champions dalam enam musim terakhir.

Tentu saja, hal itu tidak lepas dari rekan-rekan Lewandowski yang memberi kontribusi besar demi menyokong penyerang asal Polandia itu meraih hal besar ketimbang yang didapatkan Messi dalam satu dua musim terakhir di Barcelona.

3. Kepercayaan diri Coutinho

Barcelona, dengan cara yang tidak biasa, membantu pemain mereka Philippe Coutinho menemukan kembali kepercayaan dirinya setelah dua setengah musim tampak kehilangan karakternya.

Coutinho hanya merumput tak sampai 20 menit, tetapi ia mencatatkan satu assist dan dua gol untuk Bayern, tim yang dibelanya berstatus pemain pinjaman, sebab menurut para petinggi Blaugranas ia tak memenuhi standard untuk berada di tim utama klub itu.

Kepercayaan diri Coutinho bisa saja semakin tumbuh jika Bayern mampu terus menjaga konsistensi penampilan mereka hingga final dan mengangkat trofi Si Kuping Besar pada 23 Agustus nanti.

4. Barcelona nirgelar

Hasil memalukan lawan Bayern, menandai untuk pertama kalinya sejak 2013/14, Barcelona menjalani musim tanpa memenangi satu gelar pun dari semua kompetisi yang mereka ikuti.

Las Blaugranas hanya finis di urutan kedua La Liga, terhenti di perempat final baik di Copa del Rey maupun Liga Champions, bahkan gagal mencapai final dalam Piala Super Spanyol yang menggunakan format kompetisi baru.

Bukan tidak mungkin tenor kepelatihan Quique Setien akan segera berakhir ketika skuat Barcelona pulang ke Catalunya dengan hasil buruk kali ini.

5. Barca harus berbenah

Dalam tiga tahun terakhir kian tampak bahwa beban Barcelona dipikul sendirian oleh Messi.

Semua pandit maupun pendukung Barcelona garis keras mungkin yakin Messi bisa main sampai usia kepala empat, tetapi hal itu tidak akan terjadi jika manajemen Blaugrana tak segera menemukan dukungan yang tepat baginya di skuat klub itu.

Nama Ansu Fati, Riqui Puig dan Frenkie de Jong mungkin bisa diharapkan, tetapi Barcelona harus segera melakukan peremajaan secara serius jika tak ingin era keemasan mereka runtuh tak bersisa.

Artikel ini sudah tayang di Warta Kota dengan judul : Seluruh Pemain Barcelona Akan Dijual Kecuali Empat Nama Ini, Siapa Saja Mereka

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved