Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cerita Kukuh Lestaryo Adi Terpapar Covid-19, Tak Sadar Hilang Penciuman

Setelah menjalani masa isolasi di wisata Covid-19, Kukuh Lestaryo Adi akhirnya keluar dan bisa beraktivitas seperti biasa.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Desi Triana
Penyintas Covid-19, Kukuh Lestaryo Adi 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Kukuh Lestaryo Adi adalah salah satu penyintas Covid-19.

Setelah menjalani masa isolasi di wisata Covid-19, Kukuh Lestaryo Adi  akhirnya keluar dan bisa beraktivitas seperti biasa.

Selama dua minggu lebih lamanya, sejak dinyatakan positif Covid-19 pada awal Juli lalu, Kukuh akhirnya sembuh.

Kepada tribun-timur.com, Kukuh menceritakan awal mula dirinya terkena Virus Corona.

Semua berawal dari seorang temannya yang menjalani rapid test untuk keperluan keberangkatan di luar Kota Makassar.

Penyintas Covid-19, Kukuh Lestaryo Adi
Penyintas Covid-19, Kukuh Lestaryo Adi (Desi Triana)

Sayangnya, hasil test tersebut menunjukan reaktif hingga akhirnya swab test lalu positif.

Teringat melakukan kontak erat dengan temannya tersebut dan sempat makan bersama di sebuah restoran, Kukuh pun berinisiatif untuk menjalani swab test.

Dan akhirnya, ia positif terpapar virus corona.

"Saya juga tak begitu kaget," tuturnya, Senin (10/8/2020).

Pasalnya, menurut Kukuh saat menjalani swab test ia sudah siap apapun hasil yang diterimanya.

Namun, ketika coba mengingat kembali apa yang terjadi dan dialaminya sebelum dinyatakan positif.

Kukuh tak begitu yakin ia tertular dari temannya tersebut.

"Karena sebelum itu, saya sempat hilang kemampuan indra penciuman. Bau apapun itu tidak terdeteksi," tuturnya.

Tapi, sambungnya, ia tak mengetahui bahwa hilang indera penciuman adalah salah satu gejala.

"Bisa jadi saya sudah terinfeksi sebelum makan bersama itu," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved