Unhas
Dosen dan Mahasiswa Pertanian Unhas Mengolah Limbah Tambak Udang Menjadi Pupuk Organik
Diharapkan penggunaan pupuk organik hayati dari limbah tambak udang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai yang ditanamnya.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Melalui kegiatan penelitian dosen penasehat akademik yang dikompetisikan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin ( Unhas ), Abdul Mollah Jaya selaku dosen penasehat akademik merangkul mahasiswanya.
Kali ini Abdul Mollah Jaya mengajak mahasiswanya untuk melakukan kajian biotransformasi limbah tambak udang untuk diproses menjadi pupuk organik hayati dan akan dimanfaatkan sebagai salah satu sumber kebutuhan nutrisi tanaman kedelai supergenjah yang ditanamnya.
Tentu kajian yang masih sedang berlangsung ini akan memberikan dampak positif karena limbah dapat diberi nilai tambah sehingga dapat dimanfaatkan dalam pengembangan tanaman Kedelai sebagai komoditas pangan.
Bahkan kedepannya bisa dimanfaatkan untuk berbagai komoditas tanaman seperti sayuran dan lainnya.
• Farmasi Unhas Hasilkan Produk Inovasi dari Kelopak Bunga Rosella, Ini Khasiatnya
• Tim FKM Unhas Terpilih Ikut Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan 2020, Ini 4 Daerah Dampingan?
Di tengah masyarakat petani kesulitan mendapatkan pupuk kimia dan mahal harganya, bahkan yang bersudsidi langkah, maka penggunaan pupuk dari limbah seperti ini menjadi pilihan apalagi ramah lingkungan.
Salah satu mahasiswa yang tergabung dalam tim penelitian ini yakni Muhammad Yusuf mahasiswa Agronomi Fakultas Pertanian Unhas menceritakan bahwa sampel limbah yang diolah dari kawasan tambak udang di ITP Punaga, Kecamatan Mangarabombong Takalar.
“Kemudian dibawa ke kampus lalu diproses sesuai tahapan pengolahannya termasuk dianalisis kandungan unsur hara dan kualitasnya selanjutnya diproduksi lalu diaplikasikan ke tanaman kedelai,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima TribunTimur, Senin (10/8/2020).
Diharapkan penggunaan pupuk organik hayati dari limbah tambak udang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai yang ditanamnya.
“Kegiatan ini juga menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi kami mahasiswa apalagi disupport biaya dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas Hasanuddin,” tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dosen-dan-mahasiswa-pertanian-unhas-mengolah-limbah-tambak-udang-jadi-pupuk-organik.jpg)