Breaking News:

Tribun Timur Podcast

Penyebab Tragedi 'Beirutshima' di Lebanon, Pihak Bertanggung Jawab, Hoax Nuklir, Tudingan Konspirasi

Penyebab tragedi 'Beirutshima' di Lebanon, siapa harus bertanggung jawab, hoax nuklir, dan tudingan konspirasi.

TRIBUN TIMUR
Pray for Beirut, Lebanon. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Penyebab tragedi 'Beirutshima' di Lebanon, siapa harus bertanggung jawab, hoax nuklir, dan tudingan konspirasi.

Ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020) petang waktu setempat kemarin masih menyisakan luka dan kesedihan.

Amonium nitrat diduga menjadi penyebab utama ledakan dahsyat yang dirasakan hingga 10 kilometer itu.

Diketahui, sekitar 2.750 ton amonium nitrat disimpan di gudang pelabuhan selama enam tahun karena alasan yang belum diketahui.

Dikutip dari Arab News, Sabtu (8/8/2020), lebih dari 60 orang dilaporkan masih belum ditemukan hingga saat ini.

Menteri Kesehatan Lebanon mengatakan, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 154 orang.

"Jumlah korban meninggal mencapai 154 orang, 25 korban di antaranya belum teridentifikasi. Selain itu, kami masih memiliki 60 orang yang belum ditemukan," kata kementerian itu.

Sekitar 5.000 orang juga dilaporkan mengalami luka-luka dan 300.000 warga Beirut kehilangan tempat tinggal.

Presiden Lebanon, Michel Aoun berjanji menggelar penyelidikan atas insiden ledakan di Beirut secara transparan.

Perdana Menteri Hassan Diab menyebut situasi yang berujung pada peristiwa ledakan "tidak dapat diterima".

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved