Breaking News:

Tribun Jeneponto

SDN 56 Sulurang Tak Diperhatikan Pemerintah,Bahaya Digunakan Belajar & Kelas 1 Dipindahkan ke Gudang

Sekolah tersebut tidak pernah mendapatkan renovasi ruang kelas untuk belajar mengajar guru dan siswa.

Ist
kerusakan bangunan Sekolah Dasar Negeri (SD-N) 56 Sulurulang, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto 

TRIBUN-TIMUR COM, JENEPONTO - Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) No 56 Sulurang, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto memprihatinkan.

Sekolah tersebut tidak pernah mendapatkan renovasi ruang kelas untuk belajar mengajar guru dan siswa.

Terlihat jelas lantai sekolah dengan kondisi retak-retak, tembok miring dan sudah lapuk dimakan usia, plafon sudah bocor.

Kepala Sekolah SDN No 56 Sulurang, Bakri Wahid mengatakan, kondisi bangunan sekolah sudah membahayakan untuk dipake belajar mengajar.

"Sejak berdirinya bangunan sekolah ini, tidak pernah direnovasi hingga kondisinya kini sudah membahayakan untuk digunakan," ujar Bakri Wahid ke TribunTimur Jeneponto, Jumat (7/8/2020).

Untuk kantor sekolah sendiri para tenaga pengajar memakai ruang kelas 1, dan kelas 1 dialihkan ke gudang untuk di tempati belajar.

Bakri Wahid menambahkan, ia pernah meminta bantuan rehab ruang kelas, namun tidak sesuai apa yang diminta dengan apa yang diberikan.

kerusakan bangunan Sekolah Dasar Negeri (SD-N) 56 Sulurulang, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto
kerusakan bangunan Sekolah Dasar Negeri (SD-N) 56 Sulurulang, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto (TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB)

"Saya pernah memintah untuk bantuan rehab ruang kelas, Jambangji saya dapat," ungkap Bakri Wahid.

Ia berharap semoga pihak terkait agar bisa memperhatikan sekolah yang betul-betul butuh bantuan bangunan, agar tidak membahayakan siswa dan membuat guru was-was mengajar.

Laporan Wartawan Tribun Jeneponto, Muh. Rakib.

Penulis: Muh Rakib
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved