Update Corona Maros
Pasien Covid-19 di Maros Bertambah Lagi, Total Sudah 415 Kasus
Kasus Covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat. Dikonfirmasi ada 9 tambahan kasus Covid-19 di Maros.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Suryana Anas
TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Kasus Covid-19 di kabupaten Maros terus meningkat. Dikonfirmasi ada 9 tambahan kasus Covid-19 di Maros.
Pasien pertama, perempuan berumur 38 tahun, asal Kecamatan Marusu, dan melakukan solasi mandiri di rumah.
Pasien kedua, laki-laki berumur 30 tahun, asal Kecamatan Lau, dan melakukan solasi mandiri di rumah.
Pasien ketiga, perempuan berumur 29 tahun, asal Kecamatab Bontoa, dan melakukansolasi mandiri di rumah.
Pasien keempat, perempuan berumur 38 tahun, asal, Kecamatan Moncongloe, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Pasien kelima, laki-laki berumur 30 tahun, asal Kecamatan Moncongloe, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Pasien keenam, perempuan berumur 24 tahun, asal Kecamatan Tanralili, dan dirawat di RS Pelamonia.
Pasien ketujuh, laki-laki berumur 29 tahun, asal Kecamatan Marusu, dan sedang dirawat di RS Sayang Rakyat.
Pasien kedelapan, perempuan berumur 30 tahun, asal Kecamatan Mandai, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
"Ada 9 tambahan pasien positif, ada yang dari Marusu, Mandai, Tanralili, Moncongloe, dan Lau, , " ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Maros, dr Syarifuddin, Jumat (7/5/2020).
Ia menjelaskan, penyebab terus meningkatnya kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dikarenakan ketidak patuhan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
"Penyebabnya tidak lain karena ketidak patuhan dalam penerapan protokol kesehatan. Karena penyebarannya itu pasti melalui sentuhan atau droplet," jelasnya
Namun, ia belum bisa memastikan klaster penyebaran di kabupaten Maros berasal dari mana.
"Sekarang sudah sulit memastikan siapa yang pertama kali terpapar, atau siapa yang membawa virus. Karena belum tentu yang positif pertama kali berarti dia yang menyebarkan, jadi sudah sulit dilacak penyebarannya," katanya
Ia pun mengimbau agar masyarakat terus berhati-hati dalam beraktivitas, dan tidak menganggap sepele masalah ini.
"Masyarakat harus tetap berhati-hati, tetap jaga jarak, karena wabah tidak mengenal teman, jangan sampai kalian tertular atau menularkan ke orang terdekat kalian, tutupnya.
Saat ini sudah 415 kasus Covid-19 di kabupaten Maros, dengan rincian 67 konfirmasi aktif, 17 asimptomatik (tanpa gejala), 50 simptomatik (bergejala), 339 telah sembuh, dan 9 meninggal.
Laporan Tribunmaros.com,M Ikhsan