Breaking News:

Tribuners Memilih

Habsi-Irwan Sebut Sudah Didukung 7 Parpol di Mamuju, Tina-Ado Amankan Rekomendasi Gerindra

Pasangan yang mengusung koalisi kerakyatan itu dipastikan telah didukung tujuh partai politik.

Habsi-Irwan Sebut Sudah Didukung 7 Parpol di Mamuju, Tina-Ado Amankan Rekomendasi Gerindra
Ist
Pasangan petahana Habsi Wahid-Irwan SP Pababari

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Kekuatan pasangan petahana Habsi Wahid - Irwan SP Pababari pada perhelatan Pilkada Mamuju 2020 semakin besar.

Pasangan yang mengusung koalisi kerakyatan itu dipastikan telah didukung tujuh partai politik.

Tujuh partai politik yang dipastikan berjuang bersama Habsi-Irwan yakni Nasdem, Golkar, Hanura, Perindo, PPP, Berkarya dan PAN.

"Saat ini sudah ada tujuh partai politik yang bergabung bersama koalisi kerakyatan untuk memenangkan pasangan Habsi-Irwan,"kata Habsi Wahid saat melakukan pertemuan dengan elite parpol di Grand Maleo Hotel Mamuju, Kamis (6/8/2020) malam.

Tagline koalisi kerakyatan adalah tagline yang berasal dari rakyat. Itu karena pemerintahan Habsi-Irwan lima tahun ke depan akan lebih banyak bersentuhan langsung dengan rakyat.

Sementara Pasangan Tina-Ado sebagai satu-satu bakal pasangan calon penantang petahana optimis setelah menerima rekomendasi partai Gerindra, untuk maju di Pilkada Mamuju 2020.

Sebelumnya, pasangan Tina-Ado telah resmi mendapat dukungan dari Demokrat, PDI-P dan PKS untuk maju sebagai kontestan pesta demokrasi lima tahunan di ibukota Provinsi Sulawesi Barat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Mamuju, Muhammad Reza mengatakan, telah menerima rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra untuk mendukung Paslon Tina – Ado.

“Tanggal 25 Juli 2020 di Jakarta, itu sesuai dengan perintah DPP memanggil kami untuk menerima (rekomendasi) di Jakarta. Diserahkan oleh ketua DPP Bidang Koordinator Regional Sulawesi Abdul Karim Al Jufri,” kata Reza, Jumat (7/8/2020).

Ketua DPP Gerindra Koordinator Regional Sulawesi, Abdul Karim Al Jufri menerangkan, dengan terbitnya surat rekomendasi, diharapkan menyatukan langkah semua kader.

Bergerak bersama-sama mengamankan perintah partai memenangkan pasangan calon yang ditunjuk.

“Jangan ada lagi keraguan, barisan internal partai harus solid ke mana arah dukungan partai, dengan demikian jika ada kader ataupun pengurus partai yang tidak tunduk dan patuh terhadap rekomendasi ini dan berpihak ke paslon lain, berarti secara tidak langsung menyatakan mundur dari kepengurusan partai,”tegasnya.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved