Breaking News:

Tribun Pasangkayu

Korupsi Sewa Alat Berat, Mantan Kadis Kelautan Perikanan Pasangkayu Dijebloskan ke Penjara

Dia didakwah melakukan tindak pidana korupsi sewa alat berat excavator milik pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, bantuan dari Presiden

Korupsi Sewa Alat Berat, Mantan Kadis Kelautan Perikanan Pasangkayu Dijebloskan ke Penjara
Ist
Tersangka saat digiring menuju Rutan Kelas IIB Pasangkayu oleh Jaksa Penuntut Umum.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Pasangkayu inisial, A dijebloskan ke penjara.

Dia didakwah melakukan tindak pidana korupsi sewa alat berat excavator milik pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kini ia ditahan di Rutan Kelas IIB Pasangkayu bersama tersangka lainnya seorang pekerja wirasuwasta inisial (S).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pasangkayu, Imam MS Sidabutar mengungkapkan, proses pemeriksaan sempat bersitegang, karena beberapa keterangan tersangka selalu berubah-ubah pada saat proses pemeriksaan sedang berlangsung.

"Pelaku didakwah melakukan korupsi sewa alat berat,"kata Kejari Pasangkayu Imam MS.

Imam mengatakan, pihaknya telah selesai melakukan pemeriksaan mendalam terhadap tersangka di ruang sidang kantor Kejari Pasangkayu, sekitar Pukul 13.00 wita hingga hasil perkara berhasil di rampungkan pada pukul 19.30 wita, kemarin.

"Akhirnya tersangka dilakukan penahanan guna memperlancar penyidikan lanjutan, dan juga untuk menghindari agar para tersangka tidak merusak barang bukti serta untuk menghindari para tersangka agar tidak melarikan diri,"tuturnya.

Sebelum ditahan, Kejari Pasangkayu telah melayankan surat panggilan sebanyak tiga kali kepada tersangka, namun surat yang ketiga kalinya, para tersangka baru hadir.

"Penahanan dua tersangka sesuai dengan pasal 21 ayat 1 KUHP untuk memperlancar proses penyidikan,"ujarnya.

Perkara tersebut diduga telah merugikan negara sebesar Rp 6 miliar. Tersangka dijerat pasal 2 dan 3 berdasarkan UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman pidananya 20 tahun penjara.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved