Breaking News:

Tribun Bone

Selama Pandemi Covid-19, Jumlah Pernikahan di Sulsel Turun Sekitar 50 Persen

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Anwar Abubakar mengatakan, pandemi Covid-19 tak hanya mempengaruhi bidang ekonomi

TRIBUN TIMUR/KASWADI
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Anwar Abubakar saat ditemui usai kegiatan di KUA Tanete Riattang, Rabu (27/7/2020). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Selama pandemi Covid-19 atau corona, angka pernikahan di Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami penurunan.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel, Anwar Abubakar mengatakan, pandemi Covid-19 tak hanya mempengaruhi bidang ekonomi, pendidikan, tetapi juga faktor sosial dan keagamaan, termasuk pernikahan.

Kata Anwar, jumlah pernikahan sebelum pandemi Covid-19 dan selama pandemi Covid-19 presentasinya sangat jauh berbeda. Ia menyebut jumlah pernikahan turun sekira 50 persen.

"Sebelum pandemi Covid-19 jumlah pernikahan di kecamatan selama sebulan rata-rata 100 pernikahan. Selama pandemi Covid-19 hanya ada 50 pernikahan di kecamatan. Bahkan ada 30 dan 20 jumlah pernikahan saja," sebutnya saat ditemui beberapa waktu lalu di KUA Tanete Riattang.

Ia menduga turunnya jumlah pernikahan karena filosofi masyarakat kita di bagian timur, pesta pernikahan ingin dilaksanakan secara ramai.

Sementara di masa pandemi, masyarakat diimbau untuk tidak berkumpul untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Anwar pun berharap situasi dan kondisi cepat pulih sehingga tatanan kehidupan bisa berjalan normal kembali.

"Situasi dan kondisi cepat pulih sehingga aktivitas masyarakat kembali normal," ucapnya.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved