Tribun Makassar

Ditahan di Polda Sulsel, Kadisdik Sidrap Segera Diadili

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah merampungkan berkas perkara tersangka untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

TRIBUN-TIMUR.COM/HASAN
Suasana sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidrap, Syahrul Syam segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan telah merampungkan berkas perkara tersangka untuk dilimpahkan ke Pengadilan.

Syahrul merupakan tersangka kasus pemotongan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2019 senilai Rp200 miliar.

"Segera kita tahap duakan (serahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan), " Kata
Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kombes Augustinus Berlianto, Sabtu (01/08/2020).

Menurut Perwira tiga bunga ini, tersangka saat ini sementara ditahan di Polda Sulsel.

Ia ditahan bersama nggotanya. Masing-masing Kepala Sub Bagian Keuangan, Ahmad, dan seorang staf honorer bernama Neldayanti.

Penahanan terhadap Syahrul berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polda Sulsel, terhadap sejumlah orang dengan barang bukti uang tunai senilai Rp 200 juta.

Tersangka dalam kasus ini diduga secara bersama-sama meminta jatah berupa uang setoran kepada sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Sidrap.

Jatah yang diminta merupakan hasil pencairan DAK 2019 dari Kementerian Pendidikan untuk keperluan pembangunan dan opersional sekolah.

Rosyid menyebut ada 62 kepala sekolah tingkat SD yang menyetorkan dana DAK dan diterima tiga tersangka. Nilai setoran sepanjang tahun 2019 disebut mencapai Rp43 miliar.

Selain di tingkat SD, kata Rosyid, para tersangka juga meminta uang atau pemotongan DAK kepada kepala sekolah tingkat SMP.

Rosyid menyebut ada sekitar 19 kepala SMP yang sempat menyetorkan.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved