Breaking News:

Tribun Pinrang

Diduga Karena Stok Dikurangi, Gas Elpiji 3 Kg di Pinrang Langka

Gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Pinrang mengalami kelangkaan dipicu oleh meningkatnya permintaan konsumen jelang hari raya Iduladha.

TRIBUN-TIMUR.COM/HERY SYAHRULLAH
Warga antre di salah satu pangkalan elpiji di Pinrang 

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Pinrang mengalami kelangkaan.

Informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, Kamis (30/7/2020), kelangkaan itu dipicu oleh meningkatnya permintaan konsumen jelang hari raya Iduladha.

Selain itu, stok elpiji juga dikurangi oleh pihak pertamina.

"Selain banyak permintaan, kelangkaan juga dipicu oleh adanya pengurangan stok dari pertamina," kata H Bado, salah seorang agen elpiji di Jl Diponegoro, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Kamis (30/7/2020).

Ia menyebutkan, stok gas 3 kg yang masuk di kecamatan hanya bekisar 50 tabung per minggu. Padahal permintaan jelang lebaran ini semakin meningkat.

"Informasi yang saya dengar begitu. Kalau maunya kami, mestinya stok ditambah karena permintaan meningkat. Tapi tidak tahu juga apa pertimbangannya pihak pertamina sehingga mengurangi," ucap H Bado.

Beberapa hari terakhir, sejumlah warga bergantian datang memohon untuk diberikan gas elpiji 3 kg. Bahkan, beberapa di antaranya siap membeli dengan harga berapapun.

"Tapi saya tidak bisa apa-apa, karena memang habis," jelas H Bado.

Ia menambahkan, sebanyak 150 tabung elpiji 3 Kg yang datang setiap kali pembongkaran di pangkalannya.

Tabung tersebut datang dua kali dalam seminggu.

"Terkait harganya, kami jual Rp 16 ribu bagi yang beli di tempat dan Rp 17 ribu untuk pelanggan yang diantarkan," pungkas H Bado.

(TribunPinrang.com)

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, @hersyahrullah

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved