Tribun Maros

Surat Edaran Tentang Salat Idul Adha, Bupati Maros Imbau Anak-anak Tidak Ikut ke Masjid

Surat edaran ini berisi tiga poin, tentang teknis penyelenggaraan salat Idul Adha di kabupaten Maros, dengan memperhatikan protokol Covid-19.

Surat Edaran Tentang Salat Idul Adha, Bupati Maros Imbau Anak-anak Tidak Ikut ke Masjid
Ist
Surat Edaran, Bupati Maros, Nomor 316/451-3/KESRA, tentang Pelaksanaan Salat Idul Adha 1441 Hijriah

TRIBUMAROS.COM, TURIKALE - Bupati Maros, Hatta Rahman mengeluarkan Surat Edaran Nomor 316/451-3/KESRA, tentang pelaksanaan Salat Idul Adha 1441 Hijriah.

Surat edaran ini berisi tiga poin, tentang teknis penyelenggaraan salat Idul Adha di kabupaten Maros, dengan memperhatikan protokol Covid-19.

Poin pertama, Salat Idul adha hukumnya sunna muakkad, artinya sunnah yang dianjurkan.

Kedua, berhubung saat ini masih dalam suasan pandemi Covid-19, maka salat Idul Adha tidak dapat dilaksanakan di lapangan, akan tetapi dilaksanakan di masjid atau rumah ibadah.

Ketiga, khusus untuk pelaksanaan salat Idul adha di masjid atau rumah ibadah, harus mematuhi protokol kesehatan.

Seperti menyediakan fasilitas kesehatan, diantaranya tempat cuci tangan, sabun, hand sanitizer, dan alat pengukur suhu tubuh, yang disiapkan dekat pintu masuk.

Setiap jamaah yang akan masuk masjid, wajib memakai masker, jamaah juga harus menjaga jarak minimal satu meter, serta membawa sajadah masing-masing.

Dalam surat edaran ini, juga mengimbau agar tidak membawa anak-anak ke dalam masjid, dan orang dengan sakit bawaan.

Surat edaran ini ditanda tangani langsung oleh Bupati Maros, Hatta Rahman, yang ditujukan ke Camat, Lurah, Kades, dan masyarakat di kabupaten Maros.

Laporan Tribunmaros.com, M Ikhsan

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved