Breaking News:

Investasi Sulsel

Semester 1 2020 Investasi Sulsel Capai Rp 4,724 Triliun, Terbesar Sektor Transportasi

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulsel mencatat nilai investasi pada triwulan I 2020 di angka Rp 4,724 triliun.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH FADHLY ALI
Kepala DPM-PTSP Sulsel, Jayadi Nas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulawesi Selatan mencatat nilai investasi pada triwulan I 2020 di angka Rp 4,724 triliun atau 34 persen dari target RPJMD Sulsel 2020 sebesar Rp 13,87 triliun.

Angka itu didapatkan dari penjumlahan Penanaman Modal Daerah Nasional (PMDN) Rp 3,674 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 1,050 triliun.

Nilai tersebut mengalami kenaikan 0,9 persen bila dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu, dengan nilai investasi Rp 4,304 triliun atau sebesar 33,1 persen dari target RPJMD Rp 13,02 triliun pada 2019 lalu.

Kepala DPM-PTSP Sulsel, Jayadi Nas mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan dampak terhadap perekonomian, termasuk perekonomian Sulsel sehingga terjadi perlambatan kinerja investasi sepanjang 2020 ini.

"Meskipun demikian realisasi investasi untuk triwulan Il mengalami peningkatan dari triwulan sebelumnya yang diikuti meningkatnya angka penyerapan tenaga kerja," ujar Jayadi Nas di kantornya Jl Bougenville Makassar, Rabu (29/7/2020).

Masa pandemi Covid-19, lanjut dia, tentu berpergaruh pada kinerja DPM-PTSP Sulsel khususnya bidang pengendalian pelaksanaan penanaman modal baik dari segi aspek pembinaan, pemantauan dan pengawasan secara langsung Ke pelaku usaha, maupun aspek penganggaran.

Tiga sektor usaha dengan investasi terbesar yakni sektor transportasi Rp 1,095 triliun dengan andil (29%) dari realisasi investasi semester I diikuti sektor kontruksi Rp 671,8 miliar (17%) dan sektor listrik, gas dan air Rp 627,6 miliar (16%).

Dinas PM-PTSP juga mencatat tiga daerah di Sulsel dengan realisasi investasi PMDN dan PMA terbesar. Di antaranya Kota Makassar Rp 2,214 triliun dengan andil 59 persen, Luwu Timur Rp 527,3 miliar (14%) dan Tana Toraja Rp 439,1 miliar (11%).

"Sementara, untuk realisasi investasi PMA pada triwulan II 2020 berdasarkan asal negara, posisi pertama diisi Kanada dengan nilai investasi Rp 479,3 miliar dengan andil 82,4 persen.

Lalu Australia Rp 45,353 miliar (7,8%), Tiongkok Rp 17,251 miliar (2,9%), Cayman Islands Rp 16,227 miliar (2,7%), Britist Virgin Islands Rp 11,674 miliar (1,9%) dan negara lainnya Rp 12,6 miliar (2,2%).(*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved