Tewas Tersengat Listrik

Kronologi Ayah dan Anak di Bantaeng yang Tewas Kesetrum Mesin Pencabut Bulu Ayam

Korban adalah Sila (60) dan anaknya Ilham (24) warga Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Suasana rumah duka di Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUNBANTAENG.COM, BISSAPPU - Ayah dan anak di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi-selatan tewas karena tersengat listrik, Rabu (29/7/2020).

Korban adalah Sila (60) dan anaknya Ilham (24) warga Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Keduanya tersengat listrik saat berada di kandang ayam di bawah kolong rumah mereka.

Warga, Isma menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.

Menurutnya, kejadian sekitar pukul 05.00 Wita usai melaksanakan Salat Subuh.

"Sekitar jam 5 kejadiannya itu menurut keluarganya," ujarnya.

Menurutnya, saat itu Ilham pertama kali yang tersengat listrik ketika menggunakan mesin pencabut bulu ayam.

Kemudian, Sila datang untuk menolong Ilham yang saat itu dalam kondisi tersengat listrik.

"Ilham dulu terkontak listrik, baru datang bapaknya mau tolong," ujarnya.

Sila saat itu secara spontan langsung ingin menolong Ilham dan lupa mematikan meteran listrik.

Alhasil, Sila dan Ilham tersengat listrik dan akhirnya mereka meninggal dunia.

"Jadi dia tolong anaknya tapi namanya orangtua langsung ji tolong Ilham, baru lupa dia matikan listrik dulu," jelasnya.

Warga setempat yang akrab dengan keluarga korban, Yusuf menambahkan ketika kejadian Ibu dan adiknya juga sempat ingin menolong Ilham dan Sila.

Namun, ketika memegang tubuh Ilham, ibu yang saat itu bersama adiknya sontak langsung melepaskan tangannya.

"Hampir empat orang korban karena ibu sama adiknya mau menolong tapi untung cepatki na lepas tangannya," jelasnya.

Setelah tak bisa menolong Sila dan Ilham karena saat itu tersengat listrik, Ibu dan Adiknya kembali ke atas rumah untuk mematikan meteran listrik.

Akan tetapi, keduanya tak bisa lagi diselamatkan, ibu dan adiknya harus merelakan Ilham dan Sila.(*)

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved