Breaking News:

Tribun Mamuju

Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Mamuju Naik Hingga Rp 40 Ribu/Kg

Kenaikan harga disebabkan permintaan masyarakat miningkat, sementara stok cabai berkurang.

TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Cabai kriting dan cabai besar dijajankan di Pasar Baru Regional Mamuju 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Harga cabai di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat melonjak drastis dua hari jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Kenaikan harga disebabkan permintaan masyarakat miningkat, sementara stok cabai berkurang.

Salah seorang pedagang yang ditemui di Pasar Baru Regional Mamuju, Nuraeni, mengatakan kenaikan cabai mencapai Rp 15 ribu dari harga sebelumnya.

"Harga cabai keriting dan cabai merah besar yang dulunya Rp 25 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 40 ribu per kilogram,"jelas Nuraeni saat ditemui di lods penjualannnya sore, Rabu (29/7/2020).

Ia mengungkapkan, peningkatan harga pada dua jenis cabai tersebut terjadi sejak satu pekan terakhir jelang Hari Raya Kurban.

Nuraeni mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab meningkatnya harga kedua jenis cabai tersebut. Tetapi menurutnya salah satunya karena permintaan yang banyak.

"Mungkin karena pasokannya kurang dan banyak yang mau, atau karena pengaruh akses jalan yang cukup jauh,"ujarnya.

Penjual lain, Astuti, berharap pemerintah dapat mengantisipasi dan mencari solusi yang tepat terkait meningkatnya harga cabai tersebut.

"Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah terhadap peningkatan harga cabai ini," katanya.

Kepala Bidang Perlindungan Konsumen, Assyabri Rusli, membenarkan kenaikan harga tersebut terjadi sejak tiga hari yang lalu.

"Mulai naik sejak tiga hari lalu, itu pedagang sendiri sampaikan bahwa satu minggu ini, harga mulai naik karena pasokan kurang," kata Assyabri.

Ia menambahkan, timnya telah melakukan survei di lapangan terkait kenaikan tersebut.

"Itu terjadi bukan cuman di Mamuju, semua daerah seperti Polewali, Pinrang dan beberapa daerah lain,"ujarnya.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved