Breaking News:

Tribun Mamuju

Ini Kendala Polisi hingga Belum Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana Kampanye Calon DPD di Sulbar

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah mengatakan, pihaknya belum dapat melanjutkan proses hukum perkara yang diduga merugikan negara Rp

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Kantor KPU Sulbar di Jl Soekarno Hatta Kelurahan Karema Kecamatan Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Proses hukum kasus korupsi dana fasilitasi kampanye calon Anggota DPD RI pada Pileg 2019 di KPU Sulawesi Barat, masih di meja penyidik Reskrim Polresta Mamuju.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah mengatakan, pihaknya belum dapat melanjutkan proses hukum perkara yang diduga merugikan negara Rp 1.7 miliar.

Hal ini dikarenakan hasil audit investigasi belum dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulbar.

"Hingga saat ini kami baru menerima hasil perhitungan kerugian negara sementara sebesar Rp 1.7 miliar, namun hasil audit investigasi secara resmi belum diserahkan ke Polresta Mamuju," ujar AKP Syamsuriansyah, Rabu (29/7/2020).

Perbuatan melawan hukum oleh pihak KPU Sulbar sudah ditemukan, tinggal nominal kerugian negara secara resmi dari BPKP.

Auditor BPKP Sulbar Sudiyatmoko mengatakan, pihaknya juga sisa menunggu surat pengantar masalah dari BPKP Pusat.

Setelah itu, akan diserahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Reskrim Polresta Mamuju.

"Ada prosedur internal yang harus kami lalu. Seharusnya setelah ada rapat atau pertemuan dengan BPKP pusat, ada hasil notulensi yang bisa ditanda tangani langsung kemudian dibuatkan pengantar masalah," ujarnya.

Namun karena masa pandemi, sehingga dilakukan secara daring atau via zoom.

Akibatnya hasil notulensi tidak bisa di tanda tangani langsung.

"Jadi itu kendalanya yang menyebabkan proses ini lambat karena tidak mungkin kami melewati prosedur internal. Kualitas hasil audit investigasi itu harus dinilai oleh pimpinan kami di pusat, setelah ada, itu kami langsung serahkan ke APH,"tuturnya.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved