Tribun Enrekang

Serapan Anggaran Covid-19 di Enrekang Baru Rp 5 M, Terbanyak di Instansi Ini

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Enrekang, Nurjannah Mandeha, Selasa (28/7/2020).

TRIBUN-TIMUR.COM/ASIZ ALBAR
Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Enrekang, Nurjannah Mandeha 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, telah menyiapkan anggaran senilai Rp 15 miliar untuk penanganan Covid-19.

Dari jumlah itu, serapan anggaran dari instansi terkait baru mencapai sekitar Rp 5 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Enrekang, Nurjannah Mandeha, Selasa (28/7/2020).

Menurutnya, serapan anggaran Covid-19 yang disiapkan saat ini baru mencapai sekitar 33 persen.

"Untuk serapan anggaran Covid-19, baru 33 persen dari total Rp 15 Miliar yang disiapkan atau baru terserap sekitar Rp 5 miliar," kata Nurjannah.

Ia menjelaskan, serapan dana Covid-19 paling banyak saat ini ada di BPBD Enrekang yakni sekitar Rp 1,7 miliar untuk belanja perlengkapan, APD dan insentif petugas selama adanya posko-posko Covid kemarin.

Adapula Dinas Kesehatan (Dinkes) Enrekang senilai Rp 1,5 miliar untuk kegiatan rapid test, biaya rujukan dan screening, namun saat ini baru cair Rp 400 juta lebih, sementara yang Rp 1 miliar masih dalam tahap pengajuan.

Selain itu, RSUD Massenrempulu juga sudah menyerap anggaran senilai Rp 800 juta untuk biaya rujukan, rapid test dan screening.

Serta Dinsos Rp 800 juta untuk jaring pengaman sosial seperti sembako, Diskominfo Rp 37 juta untuk penyebarliasan informasi, Disperindag Rp 36 juta untuk peralatan cuci tangan yang ada di seluruh pasar di Kabupaten Enrekang.

"Serapannya baru segitu, terbanyak saat ini yang sudah serap anggaran BPBD, Dinkes, RSUD dan Dinsos," ujarnya.

Terkait mekanisme pencairan anggaran Covid-19, Nurjannah mengatakan, Dinas terkait membawah permintaan atau usulan rencana kebutuhannya ke Inspektorat.

Di Inspektorat usulan tersebut akan direview. Setelah direview, hal itu jadi dasar untuk pencairan dana covid di BPKD Enrekang.

"Jadi nanti ada hasio review dan rekomendasi dari Inspektorat baru kita cairkan. Karena fungsinya Inspesktorat disini adalah lakukan pembinaan dan pengawasan," tuturnya. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved