Breaking News:

Opini

Menjaga Kedaulatan Bangsa dan Meningkatkan Pendapatan Negara di Sektor Klasifikasi

Dibandingkan transportasi laut, transportasi udara memang lebih praktis. Meskipun demikian, tak semua pulau dapat dijangkau oleh moda transportasi ini

Sanovra/tribun-timur.com
Ilustrasi - Kapal pesiar Sun Princess di foto dari udara menggunakan kamera drone saat sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Kota Makassar, Minggu (29/12/2019). 

Oleh: Muhdar Tasrief PhD.

Strategi dan Taktik Memaksimalkan Peran BKI sebagai Badan Klasifikasi Nasional

TRIBUN-TIMUR.COM - Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari lima pulau besar dan ribuan pulau kecil yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Untuk menghubungkan pulau-pulau tersebut, dibutuhkan alat transportasi baik transportasi udara maupun transportasi laut.

Dibandingkan transportasi laut, transportasi udara memang lebih praktis. Meskipun demikian, tidak semua pulau dapat dijangkau oleh moda transportasi ini. Selain itu, biaya untuk transportasi udara juga jauh lebih mahal. Hal ini menjadi alasan kenapa transportasi laut menjadi pilihan utama untuk konektivitas antar-pulau tersebut.

Selain itu, adanya nawacita Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritime dunia menjadikan transportasi laut sebagai sarana transportasi utama, khususnya untuk pengangkutan barang komoditas. Tujuannya untuk memudahkan akses dari suatu pulau ke pulau lainnya dalam rangka mengurangi disparitas harga dari komoditas tersebut. Hal ini kadang diistilahkan sebagai “tol laut”.

Muhdar Tasrief PhD, Biro Klasifikasi Indonesia
Muhdar Tasrief PhD, Biro Klasifikasi Indonesia (dok pribadi)

Dalam rangka untuk memastikan kelancaran tol laut, keselamatan kapal menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan. Keselamatan suatu kapal dapat dilihat dari kelaikan kapal tersebut. Setidaknya suatu kapal dikatakan laik laut (seaworthiness) apabila telah mendapatkan sertifikat klasifikasi, baik sertifikat lambung dan perlengkapan maupun sertifikat instalasi permesinan dan kelistrikan.

Walaupun sertifikat tersebut tidak dapat menjamin sepenuhnya keselamatan kapal, namun setidaknya menjadi bukti bahwa kapal tersebut telah disurvey dan dinyatakan memenuhi peraturan klasifikasi kapal. Sertifikat suatu kapal, baik sertifikat konstruksi lambung dan perlengkapan maupun sertifikat instalasi permesinan dan kelistrikan diterbitkan oleh Badan Klasifikasi.

Sebagai informasi, tidak semua negara memiliki badan klasifikasi kendati memiliki aktivitas perkapalan yang padat, seperti Singapore, Belanda, dan negara lainnya. Beruntungnya, Indonesia sebagai negara maritim telah memiliki suatu badan klasifikasi nasional yaitu Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) yang patut menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Dasar Pendirian Badan Klasifikasi Nasional

Badan klasifikasi adalah badan teknik yang melakukan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal-kapal, baik kapal bangunan baru (newbuilding ship) maupun kapal sudah jadi (existing ships).

Halaman
1234
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved