Breaking News:

Kebakaran di Nusantara

Hasil Otopsi, Korban Kebakaran di Jl Nusantara Makassar Berjenis Kelamin Laki-laki

Kapolres Pelabuhan AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mengatakan dari hasil otopsi dari Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel

TRIBUN TIMUR/SAYYID
Polres Pelabuhan Makassar bersama Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran di Jl Nusantara, Makassar, Selasa (28/7/20) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polres Pelabuhan Makassar bersama Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran di Jl Nusantara, Makassar, Selasa (28/7/20) sore.

Kebakaran yang terjadi Senin (28/07/2020) malam tersebut menewaskan seorang penghuni kos diduga seorang karyawan Mabua Cafe.

Kapolres Pelabuhan AKBP Muhammad Kadarislam Kasim mengatakan dari hasil otopsi dari Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.

"Dari hasil otopsi dari Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki bukan perempuan, panjang badanya kurang lebih 150 cm, pada saat ditemukan korban mengenakan celana jeans warna biru," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di TKP.

Pada saat oleh TKP ini lanjut Kadarislam, pihaknya menemukan sejumlah barang seperti buku tabungan, Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejumlah benda lainya.

"Yang ditemukan di TKP ada KTP tapi KTP perempuan, buku tabungan, topi, dan sejumlah benda lain. Ini nanti benda-benda yang menunjukkan identitas korban," ucapnya.

AKBP Muhammad Kadarislam menjelaskan pada saat ditemukan oleh pemadam kebakaran semalam, posisi berada di atas tempat tidur dalam keadaan terlungkup, biasanya korban kebakaran itu biasanya mencari tempat tempat melarikan diri seperti jendela, dan dekat pintu, tapi korban ditemukan di atas tempat tidur.

"Waktu kebakaran pertama dinas pemadam kebakaran dari informasi, tempat ini kosong tidak ada orang, begitu sudah dipadamkan dia tidak cek sampai kedalam karena ditaunya kosong, ternyata timbul lagi api kedua dan datang lagi memadamkan. Disitulah dicek sampai kedalam ditemukanlah itu korban," jelasnya.

Karena kondisi korban 100 terbakar, kata Kadarislam, maka akan dilanjutkan dengan pendalaman dengan organ (tubuh) yang masih ada. Apakah karena benda tumpul, atau terkait hal yang lain. Karena apa, tubuhnya juga merekam kejadian. Tapi itu dibuktikan dengan sains. Itu nanti kita tunggu hasilnya.

Polisi pun masih mendalami apa motif kebakaran yang terjadi di Ruko Jl Nusantara Makassar, tersebut dan memeriksa beberapa saksi.

"Sementara saksi yang kita periksa ada dua orang yang melihat pertama kali kebakaran. Terus ini masih didalami yang lain. Dia penjaga disini," pungkasnya.

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved