Breaking News:

Cangkang Sawit

Stok Berlimpah, Kementan dan Gubernur Sulbar Pacu Ekspor Cangkang Sawit

Tidak hanya produktivitas yang tinggi namun juga kualitas dan kesehatan dan keamanan produk yang terjamin

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Dua alat berat sedang memindahkan cangkang sawit ke atas kapal di Pelabuhan Belang-belakang Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Industri olahan kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus bertumbuh, mulai dari RBD Palm Olein, RBD Palm Stearin, RBD Palm Kernel Oil dan Palm Fatty Acid Distillat telah menjadi langganan pasar ekspor.

Tidak hanya produktivitas yang tinggi namun juga kualitas dan kesehatan dan keamanan produk yang terjamin membuat produk pertanian asal sub sektor perkebunan ini mampu bersaing.

Seiring dengan peningkatan produksi olahan kelapa sawit maka produk samping berupa cangkang sawit atau Palm Kernell Shell pun tersedia dalam jumlah yang berlimpah dan kini mulai laris dibidik pasar ekspor.

"Ini membuktikan betapa kayanya sumber daya alam hayati kita, limbah atau produk samping kelapa sawitpun masih dapat memberi nilai tambah," kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil saat memberikan laporan pada acara pelepasan ekspor 8 ribu ton cangkang sawit di Pelabuhan Belang-belang, Mamuju (27/7/2020).

Menurut Jamil, berdasarkan data sistem perkarantinaan, IQFAST cangkang sawit milik CV Anugrah Abadi, Sulbar ini baru pertama kali dikirim ke Thailand dengan nilai ekonomi sebesar l Rp. 8,9 milyar.

Tahun lalu, produk yang sama juga berhasil diekspor ke Jepang sebanyak 8,4 ton.

Jamil menuturkan saat ini banyak negara tengah menggalakkan penggunaan sumber energi terbarukan, termasuk energi biomassa asal cangkang sawit ini.

Dengan melihat potensi cangkang sawit asal Sulbar yang besar, kedepan diperlukan sinergisitas berbagai pihak agar kinerja ekspornya dapat terus dipacu. Upaya aktif untuk mempromosikan dan melakukan kampanye aneka produk turunan dan samping kelapa sawit keberbagai negara kiranya diperlukan.

"Cara promosi virtual mungkin dapat digunakan, di tengah kondisi sulit akibat Covid-19," imbuh Jamil.

Gubernur Sulbar, Andi Ali Baal Masdar yang hadir dan melepas ekspor secara langsung menyampaikan apresiasinya kepada petani, pelaku usaha dan instansi terkait yang telah membantu mendorong kinerja ekspor pertanian diwilayahnya.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved