Breaking News:

Citizen Reporter

Musim Baldah Salah Satu Fenomena Unik di Yaman

Musim baldah merupakan petanda musim panas akan berlalu yang terjadi setahun sekali di penghujung musim panas

Citizen Reporter/Muhammad Syifa Ulhaq
Muhammad Syifa Ulhaq. Alumnus Pesantren Modern Misbahul Ulum. Sedang menempuh pendidikan sarjana di Universitas Al Ahgaff, Mukalla, Yaman. 

Citizen Reporter, Muhammad Syifa Ulhaq. Alumnus Pesantren Modern Misbahul Ulum. Sedang menempuh pendidikan sarjana di Universitas Al Ahgaff, Mukalla, Yaman.

Musim baldah merupakan petanda musim panas akan berlalu yang terjadi setahun sekali di penghujung musim panas.

Uniknya air laut tidak seperti suhu biasanya ketika itu air laut layaknya air es yang sangat dingin.

Fenomena ini hanya terjadi di negara Yaman khususnya di provinsi Hadhramaut.

Oleh karena itu, masyarakat Yaman sangat antusias memanfaatkan musim baldah yang hanya terjadi setahun sekali ini.

Konon katanya air laut ketika musim baldah dapat menyembuhkan segala penyakit.

Tidak hanya penduduk Yaman saja yang menikmati musim tersebut bahkan banyak wisatawan dari luar negeri yang rela datang ke Yaman untuk menikmati fenomena langka ini.

Musim baldah merupakan petanda musim panas di Yaman akan berlalu yang terjadi setahun sekali di penghujung musim panas. Uniknya air laut tidak seperti suhu biasanya ketika itu air laut layaknya air es yang sangat dingin
Musim baldah merupakan petanda musim panas di Yaman akan berlalu yang terjadi setahun sekali di penghujung musim panas. Uniknya air laut tidak seperti suhu biasanya ketika itu air laut layaknya air es yang sangat dingin (Citizen Reporter/Muhammad Syifa Ulhaq)

Suasana pantai ketika itu disodori oleh jutaan jiwa masyarakat tanpa henti datang berganti memenuhi pesisir pantai provinsi Hadramaut.

Namun selama merebaknya pandemik ini, wisatawan luar tidak bisa menikmati baldah tahun ini karena pemerintah menutup segala akses masuk ke Yaman guna mencegah merebaknya virus corona.

Oleh karena itu, musim baldah tahun ini hanya dirasakan oleh masyarakat Hadhramaut saja.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved