Tribun Bulukumba

Belum Ada Perkembangan, Mahasiswa Pertanyakan Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Polres Bulukumba

Mereka mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan korupsi bantuan Dana Covid-19, yang saat ini ditangani oleh Unit Tipikor Polres Bulukumba.

Ist
Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) Makassar, menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Bulukumba, Senin (27/7/2020). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Koalisi Perjuangan Pemuda Mahasiswa (KPPM) Makassar, menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Bulukumba, Senin (27/7/2020).

Mereka mempertanyakan kelanjutan kasus dugaan korupsi bantuan Dana Covid-19, yang saat ini ditangani oleh Unit Tipikor Polres Bulukumba.

Jenderal Lapangan, Asfar, mengatakan, kasus dugaan korupsi bantuan Covid-19 di Dinas Sosial (Dinsos) Bulukumba, belum menunjukkan perkembangan.

Bukan hanya itu, mereka menyebut Dinsos Bulukumba sangat tertutup terkait pengadaan barang dalam bentuk sembako yang masuk dalam bagian bantuan covid-19 ini.

Bahkan, Dinsos disebut tak ingin membeberkan perusahaan yang ditunjuk untuk pengadaan bantuan tersebut.

“Tidak ada transparansi anggaran baik Covid-19, maupun BLT, PKH dan BLNT di Bulukumba,” teriak Asfar.

Olehnya, pengunjuk rasa mendesak polisi untuk segera menuntaskan dugaan kasus korupsi dana bantuan Covid-19 di Dinsos Bulukumba.

Kanit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muh Ali yang menerima pengunjuk rasa, menjelaskan, bahwa kasus ini masih terus bergulir.

Pihaknya saat ini masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembagunan (BPKP).

“Kita masih menunggu audit BPKP sampai saat ini, kendati kita telah menemukan adanya indikasi kerugian negara didalam kasus ini, namun kita tetap mengacu pada hasil audit dari BPKP dan Inspektorat,” jelas Ipda Muh Ali. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved