Breaking News:

Tribun Sulbar

Target Jadi Pemasok Kedelai, Sulbar Bakal Siapkan 50 Ribu Hektar Lahan

Hal ini sebagai berkomitmen menyiapkan Sulbar menjadi pemasok Kedelai di Indonesia.

Ist
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat memberikan sosialisasi di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Jln Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Minggu 26 Juli 2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Pemprov Sulbar membentuk tim barikade kedelai.

Hal ini sebagai berkomitmen menyiapkan Sulbar menjadi pemasok Kedelai di Indonesia.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan, pihaknya telah menargetkan menanam 50 ribu hektar kedelai untuk menekan impor.

Apalagi Impor Kedelai di Indonesia terus meningkat, bercermin 2017 Impor mencapai 2,27 juta, meningkat 4,4 persen atau menjadi 2,38 juta ton pada 2018.

Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) Total produksi Kedelai dalam negeri hanya 982.598 Ton pada 2018, di tahun itu kebutuhan Kedelai Nasional mencapai 3,36 juta.

Kementerian Pertanian mengejar target menekan impor, dan Sulbar menjadi salah satu daerah yang bisa diandalkan dalam penyiapan lahan untuk penggarapan Kedelai.

"Target Nasional empat ton per hektar sementara jika dilakukan produksi saat ini itu baru kisaran 1,2 Ton per hektar. Atau bisa diasumsikan 1 Ton per hektar,"kata Ali Baal kepada wartawan di rujabnya, Minggu (26/7/2020).

Kesiapan Sulbar sendiri, belum lama ini menunjukkan dukungan program tersebut dengan melakukan penanaman benih kedelai pada lahan di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, dengan luas lahan 500 hektar.

Sehingga diasumsikan, tahap awal ini Sulbar bisa menghasilkan 500 Ton

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved