ALFI Sulselbar

Siapkan Sistem Angkutan Terpadu, ALFI Sulselbar: Perbaiki Kinerja Logistik Nasional

Sistem angkutan barang terpadu dan terintegrasi (multimoda) secara nasional akan segera dilaksanakan ALFI seluruh Indonesia.

ALFI Sulselbar
Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Sulawesi Selatan-Barat (DPW ALFI Sulselbar) Syaifuddin Syahrudi (depan). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Sulawesi Selatan-Barat (DPW ALFI Sulselbar) Syaifuddin Syahrudi mengatakan, sistem angkutan barang terpadu dan terintegrasi (multimoda) secara nasional akan segera dilaksanakan ALFI seluruh Indonesia.

“Sistem angkutan terpadu dan terintegrasi, atau bahasa kerennya multimoda itu, akan segera dilaksanakan perusahaan JPT di seluruh Indonesia. Sistem tersebut diharapkan dapat mewujudkan sistem logistik nasional yang efektif, efisien dan kompetitif,” katanya via pesan WhatsApp, Minggu (26/7/2020).

Menurut dia, perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) di Sulselbar sudah terbiasa menerapkan sistem angkutan terpadu dan terintegrasi (multimoda), karena Pelabuhan Makassar Bandar Udara Internasional Hasanuddin merupakan pusat alih pemuatan (transshipment) dari Indonesia Bagian Barat dan Tengah ke wilayah Indonesia Bagian Timur.

“JPT di Sulselbar sudah terbiasa, baik pengiriman barang antar pulau maupun ekspor dan impor,” kata Ipho sapaannya.

Seperti diketahui, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) ALFI Anwar Satta mengatakan ALFI kini telah siap menerapkan sistem angkutan barang secara terpadu dan terintegrasi (multimoda) secara nasional.

“Dalam waktu dekat sistem angkutan terpadu dan terintegrasi secara nasional tersebut segera akan dilaksanakan, karena ALFI sejak lama telah memiliki perangkat sistem angkutan tersebut,” katanya.

Anwar menjelaskan bahwa jumlah perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) anggota ALFI dari Sabang hingga Merauke saat ini sebanyak 3.412 perusahaan dan mereka akan dilibatkan dalam mewujudkan sistem angkutan multimoda nasional.

Dari jumlah perusahaan anggota ALFI sebanyak itu, lanjut Anwar, 291 perusahaan berklasifikasi internasional yang telah menerapkan sistem angkutan multimoda sejak tahun 1990-an.

Sementara itu perusahaan yang memiliki izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM) baru 12 dan separuhnya pun anggota ALFI.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved