Breaking News:

Nadiem Makarim

Kabar Buruk Nadiem Makarim! NU, Muhammadiyah, PGRI Mundur Organisasi Penggerak Hilang Legitimasi?

Kabar Buruk buat Menteri Jokowi Mendikbud Nadiem Makarim! Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, PGRI Mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud

Editor: Mansur AM
net
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dan Program Organisasi Penggerak yang diprotes PGRI, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tamparan keras bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dua ormas besar Tanah Air; Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, mundur dari salah satu program andalan Kemendikbud.

Hal ini menyebabkan Nadiem Makariem Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pembantu Presiden Jokowi melakukan evaluasi programnya.

Pasalnya, NU dan Muhammadiyah dua ormas berpengaruh di Republik ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim akan melakukan evaluasi lanjutan terhadap Program Organisasi Penggerak (POP).

Evaluasi ini dilakukan setelah beberapa organisasi masyarakat menyatakan mundur karena menilai banyak kejanggalan dalam program ini.

"Kemendikbud telah memutuskan untuk melakukan proses evaluasi lanjutan untuk menyempurnakan program organisasi penggerak," ujar Nadiem dalam konferensi pers secara daring, Jumat (24/7/2020).

Nadiem mengatakan proses evaluasi lanjutan ini akan melibatkan pakar pendidikan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga negara.

"Proses evaluasi lanjutan ini akan melibatkan berbagai macam pakar pendidikan dan berbagai organisasi masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan. Saya kira bahwa penyempurnaan dan evaluasi lanjutan ini dilakukan setelah pemerintah menerima masukan dari berbagai pihak," kata Nadiem.

Seperti diketahui, PGRI, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan mundur dari Program Organisasi Penggerak yang diluncurkan Kemendikbud.

Mereka mengkritik tidak jelasnya klasifikasi organisasi yang mendapatkan bantuan dana Program Organisasi Penggerak. Serta kejanggalan dalam proses verifikasi.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah telah menyatakan mundur dari Program Organisasi Penggerak (POP) yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

PGRI, NU dan Muhammadiyah menarik diri sebagai mitra, karena dinilai bermasalah.

Terdapat beberapa pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk mundur dari Program Organisasi Penggerak.

Berikut fakta- fakta lengkap yang tribun-timur.com rangkum dari berbagai sumber hingga PGRI, NU, Muhammadiyah dari POP, benarkah soal bagi-bagi anggaran yang tidak adil?:

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved