Gila! Kekayaan Pengusaha Ini Bertambah Rp 191 Triliun Sehari Padahal Pandemi Covid-19, Siapa Dia?
Gila! Kekayaan pengusaha ini bertambah Rp 191 triliun sehari padahal Covid-19, siapa dia?
NEW YORK, TRIBUN-TIMUR.COM - Gila! Kekayaan pengusaha ini bertambah Rp 191 triliun sehari padahal Covid-19, siapa dia?
Pandemi virus corona tak membuat semua pebisnis global kehilangan harta kekayaan.
Malah ada yang meraup untung besar.
Jeff Bezos contohnya.
Orang terkaya di dunia sekaligus CEO Amazon Jeff Bezos mencatatkan rekor baru.
Peningkatan nilai kekayaan Bezos mencapai 13 miliar dollar AS atau sekitar Rp 191,1 triliun (kurs Rp 14.700) dalam sehari.
Dikutip dari situs Bloomberg, Selasa (21/7/2020) lonjakan jumlah kekyaan dengan nilai yang fantastis tersebut terjadi untuk pertama kalinya sejak Bloomberg Billionaires Index dirilis pada 2012.
Untuk diketahui, lonjakan nilai kekayaan Jeff Bezos terjadi akibat harga saham Amazon melejit hingga 7,9 persen, peningkatan tertinggi sejak Desember 2018, seiring dengan meningkatnya optimisme mengenai tren belanja online.
Adapun sejak awal tahun, harga saham Amazon telah melesat hingga 73 persen.
Tahun ini, secara keseluruhan nilai kekayaan Bezos telah bertambah hingga 74 miliar dollar AS menjadi 189,3 miliar dollar AS.
Peningkatan tersebut terjadi meski Amerika Serikat tengah mengalami tekanan ekonomi terparah sejah Depresi Besar.
Bahkan, nilai kekayaan Bezos saat ini melampaui valuasi dari perusahaan raksasa seperti Exxon Mobil, Nike, dan McDonald's.
Di sisi lain, mantan istri Bezos Mackenzie Bezos mengalami kenaikan nilai kekayaan sebesar 4,6 miliar dollar AS pada Senin (20/7/2020).
Hal tersebut membuat posisinya naik menjadi orang terkaya nomor 13 di dunia.
Raksasa teknologi lainnya juga menikmati lonjakan yang diakibatkan oleh sebagian besar penduduk dunia yang harus melakukan aktivitas di rumah ataupun dorongan berupa stimulus yang diberikan ke pasar oleh otoritas atau bank sentral.
Adapun CEO Facebook Mark Zuckerberg telah menambahkan hampir 15 miliar dollar AS sepanjang tahun, bahkan ketika perusahaan itu berurusan dengan merek-merek yang memboikot iklan di jejaring sosial tersebut.
Sumber Kekayaan
Dikutip dari CNN, sumber kekayaan utama Bezos berasal dari Amazon.
Dia menggenggam 57 juta saham, atau sekitar 12 persen dari keseluruhan saham perusahaan.
Harga saham Amazon pun sejak awal tahun hingga hari ini telah melesat hingga 56 persen.
Pasalnya, selama pandemi Amazon diuntungkan oleh lonjakan permintaan belanja online.
Amazon menjadi solusi bagi konsumen yang harus membatasi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi penularan virus corona ( Covid-19 ).
Perusahaan yang didirkan oleh Bezos itu pun selama ini harus berhadapaj pada kritik mengenai keselamatan dan upah kepada karyawannya.

Untuk itu, perusahaan juga menganggarkan 500 juta dollar AS sebagai bonus kepada pekerja terdepan yang membantu kinerja perusahaan pada bulan Juni lalu.
Langkah tersebut datang setelah perusahaan sempat menghilangkah upah sebesar 2 dollar AS per jam dan upah lembur sebesar dua kali lipat kepada pekerja di garis terdepan pada akhir Mei lalu.
Untuk diketahui, selain Bezos, miliarder dunia lain juga mengalami lonjakan nilai kekayaan selama pandemi terjadi.
Misal, CEO Tesla Inc Elon Musk yang kekayaannya naik 25,8 miliar dollar AS sejak awal tahun 2020.
Selain itu, pendiri Zoom Video Communications Inc Eric Yuan pun kekayaannya naik hampir empat kali lipat menjadi 13,1 miliar dollar AS.
Adapun mantan istri Bezos, yakni Mackenzie Bezos juga menikmati lonjakan kekayaan.
Mackenzie memiliki 4 persen saham Amazon setelah bercerai dan kini kekayaannya mencapai 56,9 miliar dollar AS.
Mackenzie saat ini berada di peringkat 12 dalan daftar orang terkaya di dunia versi Bloomberg.
Ia pun kini merupakan perempuan terkaya kedua di dunia.(*)