Tribun Wajo

Begini Kondisi Pengungsi Korban Banjir di Kelurahan Watallipue Wajo

Termasuk di Kelurahan Watallipue, Kecamatan Tempe, ada 118 kepala keluarga (kk) yang mengungsi.

Ist
Kondisi pengungsi korban banjir di posko pengungsian Kelurahan Watallipue, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (24/7/2020) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Banjir selama dua bulan lebih di Kabupaten Wajo memaksa sebagian warga mengungsi.

Termasuk di Kelurahan Watallipue, Kecamatan Tempe, ada 118 kepala keluarga (kk) yang mengungsi.

Baik yang mengungsi di tenda pengungsian maupun mengungsi secara mandiri di rumah kerabatanya.

Di posko pengungsian yang ada di Kelurahan Watallipue, ada sekitar 17 kk yang dihuni 58 jiwa.

Menurut Kepala Kelurahan Watallipue, Agus Salim Wasir, sudah 3 pekan warga mengungsi akibat baniir.

"Sudah tiga minggu mereka mengungsi di sini, karena banjir sudah masuk di rumah warga, dari 797 KK yang ada di Watallipue, cuma 20 rumah yang tidak kena banjir," katanya.

Di posko pengungsian, masyarakat beraktivitas sebagaimana biasanya. Seperti memasak, belajar online, serta menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bantuan dari pemerintah, maupun pihak swasta tetap tersalurkan. Bahkan, setiap hari petugas kesehatan datang mengecek kondisi kesehatan para pengungsi.

"Alhamdulillah, untuk kondisi pengungsi sehat walafiat. Karena petugas kesehatan dari puskesmas setiap hari datang," katanya.

Sebagaimana diketahui, ada 9 kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Wajo. Yakni, Tempe, Sabbangparu, Pammana, Sajoanging, Bola, Majauleng, Belawa dan Tanasitolo. BPBD Kabupaten Wajo mencatat, ada 51.376 jiwa yang terdampak banjir.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved