Breaking News:

CITIZEN REPORT

Obati Korban Bencana Banjir di Lutra, Tim Medis BSMI Lewati Jalan Berlumpur

Untuk tiba di dua dusun ini, tim melewati jalan berlumpur sejauh 5 km dari jalan aspal. Daerah ini terisolir selama tiga hari setelah bencana banjir.

Dokumen BSMI Makassar
Tim Medis Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Selasa (21/7/2020) 

Lapora: Musfirah Rahman
Relawan BSMI Makassar
Melaporkan dari Luwu Utara

Tim Medis Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Makassar berjuang menempuh jalan berlumpur untuk melakukan mobile klinik ke pelosok-pelosok desa di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) yang tertimpa bencana banjir.

Pada Selasa, 21 Juli 2020 tim medis BSMI yang terdiri dari satu dokter dan satu bidan bersama satu tim humas berangkat ke lokasi tujuan menggunakan motor trail.

Lokasi yang dituju adalah Dusun Cempaka dan Dusun Seruni di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Lutra.

Untuk tiba di dua dusun ini, tim melewati jalan berlumpur sejauh 5 km dari jalan aspal.

Daerah ini terisolir selama tiga hari setelah bencana banjir.

Sebab kayu besar yang terbawa oleh banjir menghalangi jalan dan merusak papan jembatan menuju ke dua dusun tersebut.

“Di sini penerangan listrik juga masih padam sejak bencana terjadi Senin (13/7) lalu hingga hari ini," papar Zaki, warga Desa Beringin Jaya, Selasa (21/7/2020).

Selanjutnya pada Rabu (22 /7/2020), tim medis BSMI melanjutkan klinik mobile di Dusun Kadundung, Desa Pakendekan, Kecamatan Sabbang, Lutra.. Desa ini ditempuh sejauh 15 km dari jalan poros trans Sulawesi.

Relawan medis BSMI obati korban bencana banjir di Kecamatan Baebunta Selatan, Lutra, Rabu (22/7/2020)
Relawan medis BSMI obati korban bencana banjir di Kecamatan Baebunta Selatan, Lutra, Rabu (22/7/2020) (Dokumen BSMI Makassar)

Warga di sini ada 36 kepala keluarga.

“Para korban masih membutuhkan bantuan logistik sembako dan perlengkapan bayi serta pelayanan kesehatan sebab banyak yang kelelahan," ujar Ibu Cenceng, Koordinator Posko Pengungsi di Dusun Kadundung.

Dokter Posko Medis BSMI dr Nur Eda menyampaikan sejauh ini telah tercatat 75 pasien yang telah dilayani di tiga titik.

Kedepannya tim medis BSMI akan terus melakukan mobile klinik dan sekaligus menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik yang belum tersentuh pelayanan kesehatan. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved