Breaking News:

Jalan Rusak

Jalan di Soppeng Rusak, Andi Etti Temui Pj Wali Kota Makassar

Pertemuan itu menindaklanjuti keluhan masyarakat Soppeng terkait ruas jalan provinsi yang rusak parah.

TRIBUN TIMUR/ABD AZIS
Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin menemui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulsel Rudy Djamaluddin di Rujab Wali Kota Makassar, Kamis (23/7/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati Zainuddin menemui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulsel Rudy Djamaluddin di Rujab Wali Kota Makassar, Kamis (23/7/2020).

Pertemuan itu menindaklanjuti keluhan masyarakat Soppeng terkait ruas jalan provinsi yang rusak parah.

Sebelumnya, Andi Etti sapaannya telah bertemu dengan Kepala UPT Dinas PUPR Sulsel Kabupaten Soppeng, Anwar.

Dalam pertemuannya dengan Rudy, Andi Etti membawa beberapa bukti keluhan masyarakat di media sosial dan pemberitaan media online terkait jalan provinsi di Soppeng yang beberapa kali menelan korban.

"Ini harus menjadi perhatian provinsi Pak Kadis, dan semoga anggaran yang dipangkas untuk penanganan Covid-19 bisa dikembalikan bahkan ditambah untuk pemeliharaan jalan di Soppeng yang sudah rusak parah. Tahun ini harus diperbaiki, setidaknya dilakukan pemeliharaan," kata menantu mantan Bupati Soppeng, Andi Made Alie ini kepada Tribun, Kamis (23/7).

"Informasinya dari Kepala UPT, sebelumnya anggaran pemeliharaan jalan di Soppeng sekitar Rp. 2,6 Milyar, tapi setelah dipangkas karena Covid-19 tersisa sekitar Rp. 700 Juta, dan hanya satu ruas jalan dikerja itupun hanya 3 Km, " jelas Wakil Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini.

Merespon yang disampaikan Legislator Sulsel dua periode ini, Rudy Djamaluddin mengatakan akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat. Bahkan Ia mengungkapkan proses pengadaan aspal di dinas PUPR sementara berjalan.

"Insya Allah (segera diperbaiki), makanya yang lagi Kita buru sekarang Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang terbentur kita kemarin adalah PAD. Karena kemarin kita defisit dan asumsinya kita akan mengalami peningkatan pendapatan. Sebelum Corona Kita bahas (tapi karena corona harus dipangkas)," ujarnya.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved