Breaking News:

Tribun Business Forum

Bapenda Kota Makassar: Pajak Bisa Ditunda, Denda Dihilangkan

Pandemi ini maka kita turunkan pendapatan, target pendapatan Rp 1,7 triliun, pencapaian tahun 2019 Rp 1,4 triliun.

TRIBUN-TIMUR.COM/HASIM ARFAH
Ketua Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar sangat peduli dengan dunia usaha.

Hal itu menjadi poin pembicaraan Ketua Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Irwan Adnan dalam Tribun Business Forum seri #8 melalui jaringan virtual di channel YouTube dan Facebook Tribun Timur, Kamis (23/7/2020).

Tema kegiatan ini mengangkat tema "Relaksasi Pajak untuk Pengusaha, Adakah?"

Hadir langsung Komisaris Utama IMB Group Andi Idris Manggabarani, Ketua DPD Apersi Sulsel Yasser Latief, dan Ketua Bapenda Kota Makassar Irwan R. Adnan.

"Kita mengalami kondisi tak normal, dan sekarang harus menyesuaikan. Pandemi Covid-19 ini merusak semua aspek karena ada protokol kesehatan," katanya.

Pemerintah Kota Makassar memprediksi berakhir Juli 2020.

"Tak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk menangani kondisi ini. Biayanya tak tepat sasaran, ini akibat kurangnya pemahaman dari kita semua. Pemerintah, pengusaha dan masyarakat bergotong royong untuk menghadapi Covid-19," katanya.

Tahun 2020, Bapenda Kota Makassar menarget pendapatan lebih tinggi.

"Pandemi ini maka kita turunkan pendapatan, target pendapatan Rp 1,7 triliun, pencapaian tahun 2019 Rp 1,4 triliun. Target pendapatan kita menjadi Rp 900 miliar lebih, perlu kami sampaikan PAD kota Makassar sangat dipengaruhi oleh sektor jasa, seperti hotel, restoran hiburan, dan parkir," katanya.

Halaman
123
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved